Polsek Cipeundeuy Tutup sementara Jembatan Dua Cijiged yang Rusak

  • 10 Mei 2026 20:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Jembatan Dua Cijoged di Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang, Minggu 10 Mei 2026, nyaris ambruk akibat konstruksi jembatan yang sudah tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas. ‎Kerusakan terlihat di bagian tengah jembatan, dengan panjang sekitar dua hingga tiga meter persegi.

Kepala Desa Lengkong, Ade Nana Suryana menyebut, pihak desa telah melaporkan kondisi kerusakan jembatan kepada instansi terkait. Ia berharap, perbaikan segera dilakukan karena sudah banyak pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.

‎“Saya berharap, kepada pihak terkait, untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak ini, mengingat banyak pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan hingga terjatuh,” ungkap Ade Nana Suryana.

‎Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, jajaran Polsek Cipeundeuy Polres Subang, melakukan penutupan jalur dari arah barat menuju timur. Arus lalu lintas sementara dialihkan ke jembatan di sampingnya, disertai pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sekitar lokasi.

"‎Kerusakan badan jembatan tersebut diketahui sudah terjadi cukup lama. Namun, penanganan sebelumnya hanya dilakukan dengan menutup bagian berlubang, menggunakan lempengan baja, sehingga kerusakan terus meluas ke bagian badan jalan lainnya," ungkap Kapolsek Cipeundeuy Kompol Kustiawan.

‎Kapolsek Cipeundeuy mengatakan, pengalihan arus dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan. Jika jembatan tidak di tutup, dapat membahayakan para pengendara.

‎“Kami dari pihak kepolisian, melakukan upaya penutupan arus lalu lintas yang melintas di Jembatan Dua Cijoged yang rusak. Arus lalin dialihkan ke jembatan yang ada di sampingnya. Kendati demikian, kami mengimbau warga, atau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dalam berkendara,” ujarnya.

‎Meski akses jalan dari arah barat menuju timur masih dapat dilalui, melalui jalur alternatif di samping jembatan, kondisi tersebut menyebabkan penyempitan arus lalu lintas, saat kendaraan melintas di kawasan tersebut. Selain itu jembatan ini berada di jalur Propinsi, yang padat dengan Transportasi kendaraan besar maupun kecil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....