Hailuki Soroti Belakang Kompleks Pemkab Bandung yang Kerap Kebanjiran

  • 07 Mei 2026 12:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Soreang - Banjir lokal yang terus berulang di Jalan Pangipasan, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, akhirnya mendapat sorotan serius dari DPRD Kabupaten Bandung. Lokasi yang berada tepat di belakang kompleks Pemkab Bandung itu dinilai menjadi ironi karena genangan air justru terjadi di area pusat pemerintahan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M. Hailuki, turun langsung melakukan pengawasan lapangan untuk melihat penyebab utama banjir yang selama ini dikeluhkan warga.

Dari hasil pengamatannya, saluran air di kawasan tersebut mengalami penyumbatan akibat drainase yang belum pernah dinormalisasi secara maksimal. Kondisi itu membuat aliran air tidak berjalan lancar saat hujan deras mengguyur wilayah Soreang.

“Dari hasil pengamatan di lapangan, penyebab utamanya karena saluran air tersumbat dan belum dilakukan normalisasi drainase selama ini,” kata Hailuki, dalam keterangan tertulisnya yang diterima RRI, Kamis 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan, persoalan semakin parah karena volume air yang datang dari arah Pasar Soreang sangat besar ketika hujan turun. Debit air yang melimpah membuat saluran yang ada tidak mampu menampung aliran sehingga air meluap ke badan jalan hingga masuk ke pekarangan rumah warga.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap persoalan kecil karena menyangkut wajah pusat pemerintahan Kabupaten Bandung.

“Jalan Pangipasan ini berada tepat di belakang kompleks Pemkab Bandung. Jangan sampai halaman belakang pusat pemerintahan justru menjadi langganan banjir,” ujar politisi muda Partai Demokrat tersebut.

Hailuki menegaskan dirinya akan mengawal proses normalisasi drainase agar dilakukan hingga tuntas, bukan hanya penanganan sementara yang berulang setiap musim hujan.

Selain normalisasi, ia juga mendorong adanya pembangunan sodetan baru untuk memecah volume aliran air dari arah Pasar Soreang agar tekanan debit tidak seluruhnya masuk ke kawasan Jalan Pangipasan.

“Ke depan perlu dibuat sodetan baru untuk memecah volume air yang melimpah supaya Jalan Pangipasan tidak mengalami banjir lagi. Wajah Pemkab dipertaruhkan di halamannya sendiri,” tegas komandan Imah Rancage, yang merupakan rumah pemenangan anggota DPR RI dari Dapil Jabar 2, Dede Yusuf Macan Effendi itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....