Jembatan Gantung Diresmikan Dandim, Warga Sukarame–Cikitu kini Terhubung
- 06 Mei 2026 19:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pembangunan konektivitas wilayah terus dilakukan pemerintah bersama TNI. Kali ini, Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap 2 yang memiliki panjang 50 Meter dan lebar 1,2 meter, resmi dioperasikan di Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Jawa Barat, Rabu 6 Mei 2026. Infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat setempat.
Peresmian dilakukan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Kehadiran jembatan ini menghubungkan Desa Sukarame dan Desa Cikitu yang sebelumnya terpisah oleh sungai tanpa fasilitas penyeberangan yang layak.

Sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberangi sungai secara langsung, bahkan dalam kondisi arus deras. Situasi tersebut berisiko tinggi, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas harian.
“Pembangunan jembatan ini juga disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur agar masyarakat tidak terkendala dalam mengakses pendidikan dan kegiatan ekonomi. Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dandim Letkol Kav Samto betah, saat peresmian.
“Sebelum ada Jembatan gantung perintis garuda ini, warga yang harus menyeberang sungai tanpa perlindungan, termasuk anak ke sekolah itu takut menyebrang. Ini tidak boleh terus terjadi di tengah pembangunan nasional yang terus berkembang,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Desa Sukarame Tatang Supriatna menyampaikan rasa syukur atas hadirnya jembatan gantung tersebut. “Kini, aktivitas ekonomi warga menjadi lebih lancar, sementara anak-anak dapat pergi ke sekolah tanpa rasa khawatir. Semoga akses yang kurang di desa ini dapat juga diperbaiki, Terimakasih TNI,” kata Tatang.
Infrastruktur ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0624, atas kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia menilai keberadaan jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama petani dan pelajar.
“Pembangunan tersebut menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ke depan, Pemkab Bandung berkomitmen memperluas kerja sama serupa untuk menghadirkan infrastruktur di wilayah lain yang masih terisolasi. Partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam pembangunan jembatan ini,” Kata bupati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....