PSC Kota Bandung Klaim Kasus Percobaan Bunuh Diri di Bandung Meningkat

  • 06 Mei 2026 13:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat adanya peningkatan kasus percobaan bunuh diri sepanjang April 2026. Dalam satu bulan tersebut, tercatat sebanyak enam laporan yang masuk, angka yang dinilai cukup tinggi dibandingkan rata-rata tahunan.

‎Kepala Public Safety Center Dinkes Kota Bandung, Eka Anugrah, menyebutkan bahwa dalam kondisi normal, jumlah kasus percobaan bunuh diri yang ditangani pihaknya biasanya berada di bawah 10 kasus dalam setahun. Namun, lonjakan dalam satu bulan hingga enam kasus menjadi perhatian serius.

‎“Biasanya dalam satu tahun itu di bawah 10 kasus. Tapi di bulan April kemarin tembus di angka enam. Ini tentu menjadi perhatian bagi kami,” ujar Eka, Rabu 6 Mei 2026.

‎Ia mengutarakan, dari seluruh laporan yang diterima selama April, pihak PSC berhasil mengevakuasi semua korban ke fasilitas kesehatan. Tidak ada korban yang meninggal di lokasi kejadian, meskipun beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis saat ditemukan.

‎Menurutnya, terdapat kecenderungan lokasi tertentu yang kerap menjadi titik percobaan bunuh diri. Salah satunya adalah Flyover Pasopati yang disebut sebagai lokasi yang cukup sering digunakan.

‎“Dari berbagai lokasi, ada yang terjadi di flyover Pasopati yang cukup dikenal. Selain itu, ada juga kejadian di salah satu hotel di Kota Bandung, serta dua kasus yang terjadi di rumah tinggal,” jelasnya.

‎Eka mengungkapkan bahwa tren ini sebenarnya sudah pernah muncul pada periode sebelumnya, namun tidak setinggi yang terjadi pada April 2026. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan yang perlu diwaspadai.

‎Seluruh korban yang berhasil diselamatkan kemudian dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, seperti RSUP Hasan Sadikin, rumah sakit jiwa, maupun mendapatkan penanganan lanjutan dari psikiater.

‎“Ada yang kami rujuk ke Hasan Sadikin, ada juga ke rumah sakit jiwa, dan sebagian ditangani langsung oleh keluarga dengan membawa ke psikiater. Yang pasti, dari enam kasus tersebut tidak ada yang meninggal di lokasi,” katanya.

‎Ia juga menuturkan, dalam salah satu kasus, korban sempat terjatuh dari ketinggian dan mengalami luka cukup serius. Namun, berkat respons cepat tim PSC, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan berhasil distabilkan sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat.

‎" mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar. Dukungan keluarga dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah tindakan serupa," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....