Kemasan Jadi Penentu Daya Saing IKM, Disperindag Jabar Perkuat Dukungan
- 04 Mei 2026 13:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persaingan produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) kini tidak hanya ditentukan oleh kualitas isi, tetapi juga tampilan luar. Kemasan menjadi faktor krusial yang mampu mendongkrak daya tarik sekaligus nilai jual produk di pasar.
Kesadaran ini terus diperkuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat. Kepala UPTD Industri Pangan, Olahan, dan Kemasan (IPOK) Disperindag Jabar, Ari Fadil Nasution, menegaskan kemasan memiliki peran lebih luas dari sekadar pelindung produk.
“Kemasan memiliki dua fungsi utama, yaitu fungsi teknis sebagai pelindung produk dan fungsi pemasaran sebagai daya tarik sekaligus media promosi kepada konsumen,” ujarnya. Senin 4 Mei 2026.
Menurut Ari, peningkatan kualitas kemasan menjadi langkah nyata untuk mendorong IKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif. UPTD IPOK, lanjutnya, secara konsisten memberikan dukungan melalui berbagai program layanan yang menyasar langsung kebutuhan pelaku usaha.
“Kami melaksanakan pembinaan kemasan bagi IKM, serta menyediakan layanan konsultasi, desain, hingga fasilitasi cetak kemasan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk,” ucapnya.
Pemprov Jabar juga membuka akses layanan melalui fasilitas Rumah Kemasan, yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produknya.
“Melalui Rumah Kemasan, pelaku usaha dapat mengakses layanan konsultasi desain, fasilitasi label, hingga bantuan cetak kemasan, tentunya melalui proses registrasi dan kurasi yang telah ditetapkan,” katanya.
Disperindag Jabar menargetkan lahirnya produk-produk IKM dengan kemasan yang lebih kompetitif, informatif, dan sesuai standar. Dampaknya, peluang pasar semakin terbuka lebar dan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal pun kian menguat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....