Belum Diputuskan, Ada Lima Pihak Mendaftar Seleksi Pengelola Baru Bandung Zoo
- 03 Mei 2026 18:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Proses seleksi pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) hingga kini belum ditentukan. Tercatat sekitar lima pihak atau lembaga konservasi mendaftar untuk mengikuti seleksi yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung itu.
Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil keputusan dari pemerintah kota terkait siapa yang akan terpilih sebagai pengelola baru.
“Infonya baru empat atau lima lembaga konservasi yang mendaftarkan ke panitia seleksi ke Pemkot Bandung untuk ikut seleksi pengelola baru Bandung Zoo,” ujar Sulhan, Minggu 3 Mei 2026.
Sulhan menjelaskan, salah satu persyaratan utama dalam seleksi tersebut adalah adanya kewajiban deposit bagi calon pengelola. Dana tersebut digunakan sebagai jaminan pengelolaan dalam jangka waktu tertentu, dalam hal ini selama tiga tahun.
“Ada satu deposit yang harus disimpan oleh pihak pengelola, karena itu untuk jaminan pengelolaan selama 3 tahun berjalan,” katanya.
Berdasarkan informasi yang Sulhan terima dari Pemkot Bandung, nilai deposit yang harus disiapkan calon pengelola mencapai sekitar Rp50 miliar. Dana ini menjadi bukti kesiapan finansial dalam mengelola kebun binatang.
Sulhan menyebutkan, batas akhir penentuan pengelola dijadwalkan pada Selasa, 5 Mei 2026. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait pihak yang akan bertanggung jawab, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pakan satwa.
“Harusnya sudah ada itu tanggal 5. Karena kan tanggal 6-nya itu belum jelas siapa bertanggung jawab atas pakan yang sekitar 400 jutaan per bulan itu,” ucapnya.
Ia menambahkan, selama ini kebutuhan pakan bagi 711 satwa di Bandung Zoo masih dibantu oleh Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Jawa Barat. Namun bantuan tersebut hanya berlangsung hingga batas waktu tertentu yaitu 5 Mei 2026.
Sementara itu, pihak karyawan Bandung Zoo menyatakan siap untuk kembali mengelola operasional kebun binatang sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah. Sulhan berharap proses seleksi dapat segera rampung agar operasional kebun binatang dapat kembali berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita akan memperlihatkan kesiapan karyawan kebun binatang untuk mengelola kembali, sambil menunggu siapa pemenang dari seleksi,” kata Sulhan.
Sebelumnya, Bandung Zoo telah tutup sejak Agustus 2025 lalu akibat sengketa kepengurusan. Pemerintah Kota Bandung menyegel area Bandung Zoo pada 5 Februari 2026, menyusul pencabutan izin oleh Kementerian Kehutanan.
Berbagai pihak mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan sehingga pencarian pengelola baru pun dilakukan, pasca tragedi kematian dua anak Harimau Benggala, Huru dan Hara pada Maret 2026 lalu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....