Pria Tewas Tertemper Kereta di Baros, Polsek Cimahi Lakukan Penanganan Cepat

  • 02 Mei 2026 21:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Polsek Cimahi bergerak cepat usai menerima laporan warga terkait seorang pria meninggal dunia akibat tertemper kereta api di Jalan Sukimun RT 03 RW 04, Kelurahan Baros, Sabtu 2 Mei 2026. Lokasi kejadian berada di belakang Masjid Al Qoyum, tepat sebelum rel KA Baros berbelok ke kiri arah Polsek Cimahi Tengah.

Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi begitu laporan diterima. Petugas piket bersama unit Reskrim segera melakukan langkah awal penanganan di tempat kejadian perkara.

“Begitu terima info dari warga, anggota piket dan unit Reskrim langsung ke TKP.” ujar Kompol Donny.

Polisi kemudian melakukan pengamanan lokasi dan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Koordinasi juga dilakukan dengan PT KAI dan tim Inafis guna mendukung proses identifikasi dan penanganan korban.

Petugas bersama warga mengevakuasi korban untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini identitas korban masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian.

Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian guna menjaga keutuhan TKP. Selain itu, keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi turut dikumpulkan untuk mengetahui kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas atau beraktivitas di sekitar rel kereta api. Ia menegaskan pentingnya disiplin dalam mematuhi aturan keselamatan di perlintasan.

“Jangan berjalan di jalur KA, jangan menerobos palang pintu, dan pastikan tengok kanan-kiri sebelum melintas.” ucapnya.

Menurut Kompol Donny, masih banyak warga yang menjadikan rel kereta sebagai jalan pintas atau tempat berkumpul. Padahal, kereta api dapat melintas sewaktu-waktu dengan kecepatan tinggi yang membahayakan keselamatan.

“Keselamatan nomor satu, dengarkan sirine, patuhi rambu, dan ingatkan keluarga agar tidak bermain di sekitar rel.” jelasnya.

Ia menambahkan, Polsek Cimahi akan terus meningkatkan patroli dan sosialisasi di titik-titik rawan perlintasan sebidang. Kerja sama dengan berbagai pihak dilakukan untuk meminimalisasi risiko kecelakaan di jalur rel.

“Kami bekerja sama dengan PT KAI, kelurahan, dan RT/RW untuk memasang spanduk imbauan serta meningkatkan penjagaan di perlintasan tanpa palang.” katanya.

Masyarakat juga diminta untuk segera melapor jika melihat kejadian darurat di sekitar rel kereta api. Laporan cepat dinilai sangat membantu dalam mempercepat penanganan oleh petugas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....