Pendidikan Dimaknai sebagai Proses Memanusiakan Manusia dan Bermutu

  • 02 Mei 2026 15:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat menegaskan kembali esensi pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia, sekaligus memperkuat arah kebijakan nasional menuju pendidikan bermutu untuk semua.

Upacara Hardiknas digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu 2 Mei 2026, dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Asisten Daerah I Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana, bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam sambutan tersebut, Menteri dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional.

“Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Asep saat membacakan sambutan.

Pendidikan juga dimaknai sebagai proses menemukan serta mengembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun karakter dan peradaban.

Dalam pidato tersebut, pemerintah menekankan penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai pendekatan utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Untuk mendukung hal tersebut, terdapat lima kebijakan strategis yang menjadi prioritas: Pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, Penguatan karakter peserta didik, Peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi, numerasi, dan STEM, Perluasan akses layanan pendidikan yang inklusif.

Pada momentum Hardiknas ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, Natanael Wiraatmadja, yang meraih Juara 2 Dunia (Top 2 World) dalam ajang Grand Final Neo Science Olympiad 2025. Prestasi tersebut dinilai istimewa karena ia merupakan satu-satunya siswa kelas 3 yang mampu bersaing dengan peserta dari kelas yang lebih tinggi hingga menembus tiga besar dunia.

Hardiknas 2026 di Jawa Barat pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh keterlibatan semua pihak dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....