Kemen PU Ajak Pihak Widyatama Bandung Kawal Pembangunan Daerah
- 01 Mei 2026 21:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia berkunjung ke Kampus Widyatama Bandung di penghujung April 2026 ini. Hal itu guna terjalinnya sinergitas antara praktisi pembangunan di lapangan dengan akademisi kampus studi bidang pembangunan.
"Pesan pak rektor Widyatama, agar pihak kementerian PUPR dan pihak kampus Widyatama ini berkolaborasi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Dan melalui Halo Dodi, mahasiswa dan masyarakat umum dapat melaporkam kegiatan pembangunan daerah yang memang di luar aturan yang berlaku," Ir. Rachman Arief Dienaputra selaku Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PU, Kementerian Pekerjaan Umum kepada RRI, Jumat 1 Mei 2026.
Melalui Halo Doddy, laporan masyarakat yang disampaikan langsung melalui DM Instagram @kementerianpu maupun Menteri PU @dody_hanggodo akan direspon terkait pembangunan daerah. Hal ini menjadi pembuka interaksi masyarakat selaku penerima manfaat pembangunan dengan pihak pemerintah untuk saling bertukar fikiran dan evaluasi kerja.
Selain itu, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan pembiayaan infrastruktur pekerjaan umum. Hal itu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum merupakan unsur pelaksana pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Dan juga mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembiayaan perumahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Disisi lain, Rektor Widyatama Prof. Dadang Suganda mengatakan, sejauh ini pemaparan program penbangunan daerah cukup selaras dan itu memberikan wawasan luas bagi akademisi dan masyarakat. Kedepan melalui Halo Dodi itu semoga pembangunan di daerah daerah bisa lebih baik lagi dengan ada evaluasi bersama dimonitor langsung oleh masyarakat.
"Kami sebagai akademisi untuk mewujudkan mimpi infrastruktur dalam negeri ini tidaklah mudah, untuk melaksanakan perencanaan infrastruktur tersebut akan sangat diperlukan banyak Sarjana Teknik/ Engineer terutama bidang Core Engineering seperti Teknik Sipil, Mesin, Elektro, dan lain lain untuk membantu pembangunan infrastruktur tersebut. Hal ini bertolak belakang dengan perecanaan infrastruktur yang dibuat dimana Indonesia masih kekurangan SDM yang sangat mendukung infrastruktur yaitu SDM Engineer/Sarjana Teknik. Maka semoga dengan adanya kunjungan pihak Kementerian Pekerjaan Umum ke Kampus kami ini juga bisa berdampal terhadap mental generasi penerus bangsa, calon calon sarjana bidang teknik sipil mengenai pembangunan negeri," harap Rektor Universitas Widyatama Prof. Dr. H. Dadang Suganda, M.Hum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....