Pemkab Tasikmalaya, Upayakan Normalisasi Irigasi Ciramajaya
- 30 Apr 2026 09:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Irigasi Ciramajaya yang berada di Desa Cibalanarik, Rabu 29 April 2026. Hasil sidak, Wabup melihat pintu-pintu air yang berkarat tanpa setetes air pun mengalir.
Panjang irigasi ini sepanjang 16 kilometer, dari Mangunreja hingga Kecamatan Sukaraja. Namun, saat ini meskipun panjang irigasi hingga 16 kilometer, air hanya mampu mengalir sejauh 10 kilometer.
Permasalahan debit air menjadi penyebab utama. Sehingga sistem gilir air, menjadi tidak efektif karena volume air yang kurang.
Termasuk perlu normalisasi, karena banyaknya sumbatan agar air kembali lancar. Dampak tidak lancarnya air di irigasi ini, sekitar 500 hektar lahan sawah belum terairi.
Asep mengakui, komitmen "Rehab Tuntas" yang sempat dijanjikan lima tahun lalu tak kunjung dikerjakan dan belum memberikan hasil nyata."Saya malu sama masyarakat. Janji itu harus ditepati. Jangan sampai slogan 'Rehab Tuntas' itu hanya omon-omon saja,” kata wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sobari Al Ayubi, Kamis 30 April 2026.
Maka pihaknya saat ini tengah berupaya, ke pemerintah pusat dan provinsi. Rencananya, revitalisasi irigasi ini akan diajukan melalui Instruksi Presiden (Inpres) mengenai revitalisasi irigasi tahun ini.
"Kita perjuangkan agar 2027 revitalisasi ini terlaksana," ujarnya.
Asep Sopari mengimbau kepada warga di sepanjang aliran irigasi, agar turut membantu penertiban lahan untuk keperluan revitalisasi.
"Kalau ada bangunan atau jembatan yang mengokupansi lahan irigasi, tolong sadar diri. Ini tanah negara untuk kepentingan bersama," katanya.
Sebelumnya hampir selama 16 tahun, petani di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya yang kesulitan air. Petani berharap, revitalisasi irigasi menjadi solusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....