Lahan Tadah Hujan Miliki Potensi Tingkatkan Komoditas Pertanian
- 29 Apr 2026 20:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut : Dari total 10.300 hektar luas lahan tadah hujan di Kabupaten Garut, hampir sebagian besar ditanami komoditas padi, dan sisanya ditanami tanaman pangan lainnya. Kepala Dinas Pertanian Pemkab Garut Ardy Firdian mengatakan, produktivitas lahan tadah hujan tersebut masih tergantung kepada ketersediaan airnya terutama air hujan.
Ia menyampaikan, sepanjang ada air hujan maka lahannya bisa di manfaatkan. Selain itu ia juga mengatakan, agar lahan tadah hujan tetap bisa produktif.
Pihaknya juga berupaya dengan berbagai cara, salah satunya dengan membangun irigasi pompa dari air permukaan." Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kondisi tanaman yang ada, khususnya dilahan tasah hujan tersebut agar tetap tumbuh dan produktif,"katanya, di Garut, Rabu, 29 April 2026.
Ia menyampaikan, tidak semua sumber air yang ada dipermukaan bisa diekstrasi dan hal itu sebagai salah satu kendala tanaman yang ditanam dilahan tadah hujan. " Lahan tadah hujan memiliki kendala dalam hal sumber air yang ada dipermukaan yang tidak selamanya bisa diektrasi,"ujarnya.
Namun demikian, menurut Ardy, tanaman di lahan tadah untuk potensi masa panennya sebenarnya bisa ditingatkan dua hingga tiga kali dalam setahun tergantung dari sumber airnya." Sebenarnya lahan pertanian khususnya padi yang ditanam dilahan tadah hujan masa panennya bisa ditingkatkan apabila sumber mata airnya stabil,"katanya.
Ia menyampaikan, luasan lahan tadah hujan ini paling dominan tersebar di wilayah Garut Selatan selain di wilayah Garut Utara." Garut bagian selatan yang mendominasi luasan lahan tadah hujan, selian itu sebagian daerah di garut utara juga memiliki luasan lahan tadah hujan,"ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....