Peringati Hari Otonomi Daerah Ini Kata Wabup Subang
- 29 Apr 2026 19:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan peringatan Hari Otonomi Daerah,, merupakan momentum bagi seluruh pihak, untuk memperkokoh komitmen, dan peran dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, yang selaras dengan tema yang diusung yaitu, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Hal itu dikatakan Wakbup, pada peringatan hari Otonomi Daerah, Rabu 29 April 2016.
Wabup juga mengatakan, diperlukan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional, dalam beberapa langkah strategis. Diantaranya, integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah, reformasi birokrasi berbasis outcomes, yang diperkuat dengan digitalisasi terintegrasi, dan inovasi daerah.
Kemudian juga penguatan kemandirian fiskal daerah, kolaborasi antar daerah, dan fokus pada layanan dasar dan pengentasan ketimpangan, serta penguatan stabilitas dan ketahanan daerah. Ia menjelaskan, otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah, untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal, dengan tetap mengedepankan keseimbangan, antara kemandirian daerah, dan kepentingan nasional.
“Menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi,” jelas Agus Masykur kepada wartawan di Subang, Rabu 29 April 2026.
Wabup juga menyampaikan, bahwa strategis yang perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh pihak, pusat maupun daerah, adalah mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, pengelolaan sumberdaya air. Kemudian juga mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, bebas korupsi, dan melayani masyarakat dengan berintegritas.
"Juga mengembangkan kewirausahaan yang dapat membuka lapangan kerja, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, upaya untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau, dan terakhir terkait reformasi birokrasi, dan penegakan hukum,"ujarnya.
Ia mengungkapkan, capaian pelaksanaan otonomi daerah di usia ke-30 tahun ini, menjadi pijakan untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan. “Tantangan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan yang kita hadapi, tidaklah mudah, namun dengan kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, saya yakin, kita bisa menghadapinya,” tegasnya.
Agus Masykur menekankan hal penting bagi pemerintah daerah, agar tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal, agar Indonesia dapat berkembang secara adil dan merata. Dia menyampaikan prinsip efisiensi, dan penghematan anggaran, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.
"Seluruh pemerintah daerah diharapkan, untuk menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, tidak berlebihan, dan tidak bersifat seremonial semata. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada, dengan tetap mengedepankan efektivitas dan manfaat. Memastikan bahwa setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat, serta menghindari pemborosan anggaran yang tidak memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," tandas Wabup.
Pada peringati Hari Otonomi Daerah, Pemkab Subang berikan penghargaan terhadap sejumlah OPD, yang dianggap berhasil mengelola pengaduan masyarakat, melalui media sosial, periode Maret 2026. Kategori OPD tersigap, diraih oleh Satuan Poldam Subang, dan katagori tidak sigap yaitu Dinas Kesehatan Subang,
Kategori Kecamatan tersigap yaitu Kecamatan Subang , dan yang tidak sigap kecamatan Cisalak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....