Pemkot Cimahi Dorong Penyiaran Berkualitas dalam Anugerah Penyiaran KPID Jabar

  • 28 Apr 2026 11:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Launching Logo dan Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam peluncuran logo dan tema yang digelar di Command Center Cimahi, Selasa 28 April 2026.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan pihaknya merasa bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan strategis tersebut. Ia menilai momentum ini menunjukkan kesiapan Cimahi sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan dunia penyiaran.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi menunjukkan kesiapan Cimahi menjadi kota yang kolaboratif dan terbuka,” ujar Ngatiyana.

Ia menuturkan logo dan tema yang diluncurkan mencerminkan arah kebijakan penyiaran yang berkualitas. Keduanya menjadi simbol komitmen dalam menghadirkan siaran yang beretika, berkelanjutan, dan bertanggung jawab secara sosial.

“Tema Penyiaran Lestari menegaskan pentingnya menjaga kualitas informasi dan fungsi edukasi media,” katanya.

Ngatiyana menyoroti tantangan besar di era digital, terutama maraknya informasi yang tidak terverifikasi. Kondisi ini menuntut lembaga penyiaran untuk menjadi rujukan utama masyarakat dalam memperoleh informasi akurat.

“Penyiaran harus menjadi sumber informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya,” ucapnya.

Ia juga menyinggung perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang perlu disikapi secara bijak. Teknologi tersebut dinilai tidak boleh dimanfaatkan untuk mempercepat penyebaran disinformasi.

“AI harus digunakan dalam kerangka etika yang kuat dan pengawasan ketat,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahaya hoaks dan konten sensasional yang dapat merusak literasi publik. Menurutnya, media harus berani menghadirkan konten yang sehat dan bertanggung jawab.

Ngatiyana menegaskan komitmen Pemkot Cimahi dalam mendukung ekosistem komunikasi yang sehat. Kolaborasi antara pemerintah, KPID, dan lembaga penyiaran dinilai penting untuk menjaga kualitas informasi.

“Kami ingin kemajuan teknologi berjalan seiring dengan penguatan karakter bangsa,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh insan penyiaran untuk menghadirkan konten yang mendidik dan berintegritas. Informasi yang disampaikan harus berpihak pada kebenaran dan keadilan.

“Informasi yang salah dapat menimbulkan dampak besar, sehingga harus disampaikan secara akurat dan bertanggung jawab,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....