Ratusan Ruang Kelas Rusak, Pembelajaran Siswa Cianjur Terganggu
- 27 Apr 2026 15:49 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur - Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Cianjur menjadi sorotan setelah ratusan ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan. Tercatat sebanyak 469 ruang kelas di 125 sekolah dasar (SD) berada dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.
Kerusakan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kelangsungan proses belajar mengajar. Sejumlah sekolah terpaksa menjalankan sistem pembelajaran darurat demi menjaga aktivitas pendidikan tetap berjalan.
Di beberapa lokasi, siswa harus belajar secara bergantian karena keterbatasan ruang kelas. Bahkan, ada pula yang harus digabung dengan kelas lain, sehingga efektivitas pembelajaran menjadi tidak optimal.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak, terutama terkait kualitas pendidikan yang diterima siswa. Kondisi ruang kelas yang tidak layak juga berpotensi membahayakan keselamatan peserta didik.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur, Rifki Mohamad Ramdan, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis. Ia menegaskan bahwa perbaikan akan difokuskan pada ruang kelas dengan tingkat kerusakan berat.
“Meski kondisi anggaran saat ini masih terbatas, kami tetap memprioritaskan perbaikan ruang kelas yang mengalami kerusakan paling parah,” ujar Rifki, Senin, 27 April 2026.
Ia mengungkapkan, beberapa sekolah yang mengalami kerusakan cukup serius di antaranya SDN Pasir Munding 4 di Kecamatan Cibeber dan SDN Karyamukti di Kecamatan Campaka. Kedua sekolah tersebut menjadi prioritas dalam rencana rehabilitasi.
Sementara itu, salah satu siswa kelas 4 SDN Pasir Munding 4 mengaku harus menunggu giliran untuk mengikuti pelajaran. “Jadi harus bergantian masuk kelas, nunggu kelas satu bubar dulu, baru kelas empat masuk. Pengennya masing-masing kelas punya ruangan sendiri,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....