Puluhan Ribu Anak di Kabupaten Tasikmalaya Tidak Sekolah

  • 27 Apr 2026 08:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Tasikmalaya – Sebanyak 28 ribu orang anak di Kabupaten Tasikmalaya tidak sekolah. Meski demikian, jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) ini, menurun jika dibandingkan dengan ATS pada Oktober 2025, yang berjumlah 29 ribu orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi mengatakan, ada dua kategori ATS yakni anak putus sekolah, serta warga yang belum pernah mengenyam pendidikan sama sekali. Angka ATS terbesar berasal dari kelompok Belum Pernah Bersekolah (BPB), dengan rentang usia antara 25 hingga 65 tahun.

“ Lebih dari 20 ribu orang warga yang belum pernah bersekolah,” katanya. Minggu 26 April 2026.

Untuk anak putus sekolah usia 7 hingga 19 tahun, ada sekitar 4.400 orang. Namun, penurunan angka ATS ini menunjukkan adanya perbaikan.

Dengan angka ATS yang tinggi, ini mempengaruhi angka rata- rata lama sekolah. Angka rata- rata sekolah saat ini berada pada angka 7,95 persen, atau setara 1 SMP.

Pemerintah daerah melalui Disdikbud terus melakukan berbagai langkah untuk menekan ATS. Di antaranya memberdayakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai alternatif pendidikan nonformal bagi warga.

Selain itu, optimalisasi peran operator Education Management Information System (EMIS) di pondok pesantren juga dilakukan. Ini agar santri yang tengah menempuh pendidikan di pesantren tetap tercatat dalam sistem pendidikan.

“Kami berharap, dengan upaya yang dilakukan, angka ATS dapat terus ditekan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....