Cimahi Hadapi Kepadatan Tinggi, Pemkot Dorong Hunian Vertikal
- 22 Apr 2026 21:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyebut kepadatan penduduk menjadi tantangan utama pembangunan di Kota Cimahi. Saat ini, tingkat kepadatan mencapai sekitar 14.000 jiwa per kilometer persegi.
“Angka tersebut setara dengan tingkat kepadatan di wilayah pusat ibu kota. Artinya kondisi kita hampir sama dengan Jakarta Pusat, sementara luas wilayah kita terbatas,” ujar Adhitia usai mengikuti Rakor Kepala Disdukcapil Se-Jawa Barat di Gedung MPP Cimahi, Rabu 22 April 2026.
Ia menegaskan penanganan kepadatan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan komprehensif. Pemerintah Kota Cimahi saat ini menunggu penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dari pemerintah provinsi sebagai dasar kebijakan lanjutan.
Adhitia menjelaskan, arah pembangunan ke depan harus mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang hingga puluhan tahun, terutama untuk 25 hingga 50 tahun kedepan.
“Kita harus bicara 25 sampai 50 tahun ke depan, Cimahi mau dibawa seperti apa,” ucapnya.
Salah satu solusi yang disiapkan adalah pergeseran konsep hunian dari rumah tapak ke hunian vertikal. Menurutnya, keterbatasan lahan membuat pembangunan perumahan vertikal menjadi pilihan yang tidak terhindarkan.
Selain itu, dampak kepadatan penduduk juga mencakup persoalan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang memerlukan kajian mendalam, maka semua ekses kepadatan ini harus dianalisis secara matang agar kebijakan yang diambil tepat.
Terkait arus pendatang, Adhitia menegaskan pemerintah tidak dapat membatasi perpindahan warga secara langsung.
“Yang bisa dilakukan adalah pengendalian melalui pendataan yang rutin, dan Disdukcapil sudah memiliki berbagai program untuk itu,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....