Pembagian Seragam Gratis Pelajar SD dan SMP di Subang Berlanjut di Tahun 2026

  • 22 Apr 2026 19:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Program pembagian seragam anak sekolah gratis SD dan SMP sederajat, berlanjut di tahun kedua masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Subang Reynaldi-Agus Masykur Rosyadi. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Kelembagaan Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Rizal Prihandoko mengatakan, program pembagian seragam gratis tersebut, di tahun anggaran 2025 sudah selesai dibagikan kepada hampir 20 ribu siswa-siswi SMP Negeri dan Swasta, kecuali kepada SMP Swasta yang berlevel boarding school.

Namun dalam perjalanannya pembagian seragam gratis tersebut, terkendala dengan model dan ukuran, yang tidak sesuai. Karena pendataan dilaksanakan pada bulan Mei 2025, dibagikan pada Desember 2025, dan Januari 2026.

"Kendala tersebut, karena saat pendataan siswa-siswi penerima manfaat kala itu pertumbuhan badannya masih sesuai ukuran dalam pendataan, selang beberapa bulan kemudian ukurannya sudah berubah. Namun kendala tersebut, termasuk model yang tidak sesuai, Alhamdulillah sudah kita selesaikan," tegas Rizal kepada RRI di Subang, Rabu 22 April 2026.

Pembagian seragam gratis tersebut, tidak hanya satu setel biru putih, tetapi juga dengan seragam pramuka. Sehingga pembagian seragam gratis tersebut, menjadi dua kali lipatnya, dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 7 miliar l, khusus untuk siswa-siswi SMP saja, yang diperuntukkan bagi siswa-siswi kelas 7.

"Pinginnya sih pembagian seragam gratis tersebut dibagikan kepada siswa-siswi kelas satu hingga kelas enam SD, begitupun untuk siswa-siswi SMP kelas tujuh sampai dengan kelas sembilan. Karena keterbatasan anggaran terpaksa baru sampai ke kelas satu SD dan kelas tujuh SMP saja. In Syaa Alloh sih untuk kedepannya pak Bupati berkeinginan seperti itu," ujarnya.

Sementara itu, rencana pembagian seragam gratis baik bagi seluruh siswa-siswi SD maupun SMP tersebut, di tahun anggaran 2026 ini, terkendala juga dengan keterbatasan anggaran, dimana pemerintah sedang memberlakukan efesiensi anggaran. Namun untuk total anggaran pengadaan masih di angka Rp 7 miliar, yang diharapkan tidak ada kendala apapun, misalnya kenaikan harga BBM dampak dari perang Iran-AS dan Israel, sehingga akan berdampak terhadap biaya bahan seragam dan ongkos menjahit seragam.

"Mudah-mudahan saja, dengan anggaran yang tersedia di tahun anggaran 2026 ini sebesar Rp 7 miliar itu, tidak terdampak oleh perang Iran-AS dan Israel, sehingga pembagian seragam gratis tersebut, masih bisa tetap seperti tahun anggaran 2025 kemarin," tandas Rizal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....