Energi Bersih Nasional Melalui Inovasi dan Pemanfaatan Panas Bumi
- 22 Apr 2026 17:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur- Ditengah adanya dorongan global menuju energi bersih. Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemilik potensi panas bumi terbesar di dunia mencapai 27,3 Gigawatt(GW).
Salah satu langkah nyatanya ialah melalui proyek pengembangan energi panas bumi di kabupaten Cianjur oleh PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP).
Menurut Pakar Vulkanologi Universitas Padjadjaran, Prof. Nana Sulaksana, strategi
kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dalam operasionalnya, pengembang menerapkan standar keselamatan ketat, kepatuhan terhadap regulasi, serta pemeliharaan ekosistem di sekitar wilayah kerja. Hal itu terungkap at halal bihalal, Rabu 22 April 2026.
" Pengembangan ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan terciptanya nilai tambah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Cianjur, "kata Nana.
Untuk menjawab berbagai kekhawatiran publik, ia menegaskan bahwa aktivitas panas bumi tidak memengaruhi stabilitas gunung maupun kawasan sekitarnya termasuk risiko longsor.
"Pada dasarnya, longsor adalah proses alami akibat pergerakan material dari tempat dataran tinggi ke dataran rendah karena gravitasi, dan bisa terjadi di mana saja, termasuk di wilayah gunung api, "ujarnya.
Sedangkan dalam kegiatan panas bumi, seluruh proses seperti pembukaan lahan hingga pengeboran dilakukan dengan perhitungan geoteknik yang matang, sehingga kestabilan lereng tetap terjaga, pengambilan uap panas bumi tidak terganggu untuk struktur utama gunung.
“Kegiatan ini hanya menggunakan sumur berdiameter kecil yang diperkuat pipa baja dan semen, tanpa penggalian besar. Struktur gunung tetap aman dan stabil. Lokasi proyek pun dipilih berdasarkan kajian geologi untuk menghindari area rawan longsor,”pungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....