BPBD Kota Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
- 22 Apr 2026 17:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung terus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi seluruh masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kota Bandung.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Rudwandi, menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bencana mencakup tiga hal utama yang harus dipahami oleh masyarakat. Pertama, mengidentifikasi potensi bahaya di wilayah masing-masing. Kedua, mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Ketiga, jika memungkinkan, memasang sistem peringatan dini atau early warning system, serta menyiapkan peralatan keselamatan.
Menurutnya, jenis bencana yang paling sering terjadi di Kota Bandung adalah bencana hidrometeorologi. Di antaranya meliputi angin kencang, tanah longsor, banjir, hingga kekeringan dan krisis air bersih saat musim kemarau.
“Namun, potensi terbesar di Kota Bandung adalah gempa bumi akibat keberadaan Sesar Lembang,” ujar Didi saat ditemui di RRI Bandung, Rabu 22 April 2026.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Bandung telah menetapkan titik kumpul sementara di setiap kecamatan. Titik ini berfungsi sebagai lokasi awal evakuasi bagi warga ketika terjadi bencana, khususnya gempa bumi.
Ke depan, BPBD menargetkan agar setiap Rukun Warga (RW) juga memiliki titik kumpul mandiri. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses evakuasi dan memudahkan koordinasi di tingkat lingkungan terkecil.
“Ketika terjadi gempa, warga diharapkan segera keluar rumah dan menuju titik kumpul terdekat. Jika kondisi sudah dinyatakan aman, warga bisa kembali ke rumah. Namun, jika rumah mengalami kerusakan, maka diarahkan menuju titik kumpul akhir atau lokasi evakuasi utama,” jelasnya.
Dikatakan Didi, BPBD Kota Bandung juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi turut aktif meningkatkan kesiapsiagaan secara mandiri, mulai dari memahami jalur evakuasi hingga menyiapkan perlengkapan darurat di rumah.
" Dengan kesiapan yang matang dan kolaborasi antara pemerintah serta masyarakat, diharapkan dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin serta keselamatan warga tetap terjaga," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....