Pemkot Bandung May Day, Hadirkan Jalan Sehat hingga Layanan Publik Gratis

  • 21 Apr 2026 18:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kesiapan pelaksanaan peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang akan digelar meriah, inklusif, dan sarat kegiatan positif bagi masyarakat. Perayaan tingkat kota ini dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di kawasan Balai Kota Bandung.

‎Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, serikat pekerja, dan kalangan pengusaha. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan peringatan May Day yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi para pekerja dan masyarakat luas.

‎“Peringatan ini merupakan kolaborasi antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Hari Buruh diperingati setiap 1 Mei, namun untuk kegiatan di Bandung akan dilaksanakan pada 3 Mei,” ujar Yayan dalam rapat koordinasi di Pendopo Kota Bandung, Selasa 21 April 2026.


‎Mengusung tema “Solidaritas Buruh untuk Keadilan dan Kesejahteraan Menuju Bandung Utama”, peringatan May Day 2026 di Kota Bandung diarahkan menjadi momentum penguatan solidaritas sekaligus peningkatan kesejahteraan pekerja.

‎Rangkaian kegiatan akan diawali dengan jalan sehat yang dipadukan dengan gerakan pungut sampah bertajuk Bandung Asri. Kegiatan ini dimulai pukul 06.00 WIB dengan titik start dan finish di Balai Kota Bandung, serta melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

‎“Kita akan mengadakan jalan sehat sekaligus gerakan Bandung Asri. Peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga melakukan aksi pungut sampah sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

‎Selain itu, Pemkot Bandung juga menyiapkan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, hingga layanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran.

‎“Mulai pukul 08.30 WIB, masyarakat sudah bisa mengakses berbagai layanan, termasuk cek kesehatan, pembuatan dokumen kependudukan, serta konsultasi terkait BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Yayan.

‎Tidak hanya layanan publik, suasana peringatan juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM, pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta hiburan musik. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menciptakan suasana kebersamaan sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

‎Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik konsep peringatan May Day yang dikemas secara positif dan inklusif. Ia menilai, pendekatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga esensi Hari Buruh sekaligus memastikan situasi kota tetap aman dan kondusif.

‎“Peringatan seperti ini bagus, karena tidak menghilangkan makna, tetapi juga tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin mendompleng momentum,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga ketertiban selama peringatan berlangsung.

‎" Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, serikat pekerja, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....