Pemkab Garut Libatkan Satgas Premanisme Tindak Parkir Liar

  • 19 Apr 2026 19:26 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Meski sudah dilakukan kordinasi dengan satuan tugas (Satgas) Premanisme dibawah kendali Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), yang tujuannya untuk dilakukan penindakan, namun faktanya, petugas parkir liar, khususnya yang beroperasi di wilayah pusat Kota Garut justru kian menjamur dan masif.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Garut Satria Budi mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masifnya petugas parkir ilegal tersebut. Salah satunya dengan melakukan pengkajian dan meneliti bersama instansi vertikal Maupun dengan lembaga otonom di wilayah hukum Kabupaten Garut.

" Pertama-tama kami sudah melakukan kajian dan penelitian dengan melibatkan lembaga baik yang bersifat vertikal maupun otonom," katanya di Garut, Minggu, 19 April 2026, di Garut.

Ia mengatakan, selain itu, pihaknya sudah menetapkan lokasi (penlok) sebagai lahan parkir legal yang telah di SK-an oleh Bupati, di ruas-ruas jalan tertentu." Ada beberapa ruas jalan utama di wilayah kota sebagai wilayah yang ditetapkan sebagai lokasi parkir legal sesuai dengan yang telah di SK-an bupati,"ujarnya.

Ia menyampaikan, pihaknya juga, telah memberikan pembinaan dan pelatihan kepada juru parkir yang dilegalkan. "Petugas parkir yang dilegalkan tentunya diberikan fasilitas seperti kartu nama, barcode hingga diberikan seragam orange bercorakan batik garutan. Sehingga bisa dibedakan antara petugas parkir resmi dan parkir liar"katanya.

Ia mengatakan, secara kuantitas jumlah juru parkir yang legal dan telah beroperasi dipusat kota Garut jumlah nya kurang lebih ada 261 orang. Mereka beroperasi disepanjang Jalan A.Yani, jalan Ciledug, Cikuray, dan Simpang Veteran, termasuk ada yang beroperasi disejumlah daerah.

" Selebihnya diluar jalur tersebut merupakan petugas parkir liar, termasuk yang beroperasi di pusat pusat perbelanjaan,"katanya.

Ia menyampaikan, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tahun ini ada peningkatan dibandingkan pendapatan tahun lalu." Untuk tahun ini target PAD kami berada di 1.3 miliar rupiah, dari tahun sebelumnya dikisaran 800 jutaan.Dan alhamdullilah target PAD kami tercapai,"ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....