Pangdam; Siliwangi Santri Camp Satukan Spirit Islami dan Nasionalisme

  • 17 Apr 2026 20:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Sebanyak seribu santriwan dan santriwati dari berbagai Ponpes se Jawa Barat dan Banten, antusias mengikuti Siliwangi Santri Camp (SSC) yang digagas Pangdam lll/Slw dan IKAL 62. Siliwangi Santri Camp merupakan kegiatan terobosan bersejarah yang mengedepankan pembinaan terintegrasi yang menggabungkan nilai bela negara, pembentukan karakter santri, dan penguatan wawasan kebangsaan berbasis keislaman.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menerangkan, para santri akan dibekali kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta. Kegiatan berlangsung 17-19 April 2026, di Rindam lll/Slw, dengan konsep Kemah Bela Negara berbasis Korps Kadet RI (KKRI).

“Saya dulu juga santri, pernah merasakan hidup di pesantren seperti kalian. Kalau saya yang dari background seperti itu bisa jadi Jenderal, berarti kalian harus lebih dari saya. Ini pertama kali di Indonesia berdiri, ada santri berkegiatan camp di Rindam,” tegasnya saat membuka Siliwangi Santri Camp, Jumat 17 April 2026.

Lanjut Pangdam, program ini menjadi wujud nyata sinergi TNI AD Kodam III/Siliwangi dengan pesantren, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempersiapkan generasi muda sebagai komponen cadangan pertahanan negara.

“Langkah ini strategis dalam membentuk generasi muda khususnya para santri memiliki karakter tangguh, religius, dan nasionalis. Jadilah santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang luas serta siap berperan menjaga keutuhan NKRI,” pesannya.

Pangdam mengingatkan, tantangan ke depan bukan hanya ancaman fisik, melainkan juga non-fisik seperti radikalisme, destruksi ideologi, dan melemahnya nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, SSC menjadi sangat penting untuk membangun ketahanan moral, spiritual, dan nasionalisme yang kuat.

Melalui rangkaian pendidikan bela negara, pelatihan disiplin dan kepemimpinan, pembinaan mental-spiritual, hingga deklarasi Santri Bela Negara, diharapkan lahir santri-santri unggul yang tidak mudah terpengaruh hal negatif serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.

Pangdam mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat besar. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kita semua dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” jelas Mayjen TNI Kosasih.

Kegiatan SSC 2026 menandai komitmen kuat Kodam III/Siliwangi dalam membentuk generasi santri tangguh sebagai benteng pertahanan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....