Kurangi Pengangguran, Pemkab Gulirkan Pelatihan Keterampilan Pencari Kerja
- 17 Apr 2026 10:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Pelatihan bagi para pencari kerja Tahun 2026 yang pusatkan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dirancang untuk menekan angka pengangguran, meningkatkan kompetensi teknis, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda Garut.
Bupati Garut Abdusy Sakur Amin menyampaikan, pelatihan tersebut bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap pakai. "Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Garut memiliki keterampilan yang memadai sehingga bisa menciptakan kesempatan kerja di masyarakat dan maupun terserap di industri. Ini adalah komitmen kita secara serius untuk meningkatkan lapangan kerja melalui penguatan keterampilan, pengetahuan dan sikap sehingga mereka bisa lebih mudah mencari tempat kerja yang mereka inginkan," ujarnya, di Garut, Jumat, 17 April 2026.
Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Garnia Karyana, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran program yang mencakup 8 bidang keahlian tersebut. "Ke depan, kami berencana memprioritaskan pelatihan dengan peluang kerja tinggi, seperti industri upper sepatu, jahit-menjahit, hingga wirausaha perbaikan ponsel dan pembuatan roti,"katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Yayan Gunawan, melaporkan bahwa pelatihan kali ini diikuti oleh 160 peserta yang terbagi dalam 10 paket kejuruan. Kurikulum yang digunakan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), meliputi teori dan praktik pada bidang Barista, Service HP, Menjahit, Desain Grafis, Pembuatan Roti/Kue, Pengelasan, hingga Service Motor. "Peserta yang dinyatakan lulus pelatihan ini akan di beri sertifikat pelatihan resmi sesuai dengan kejuruan dan kompetensinya," katanya.
Kesan positif pun datang dari para peserta, salah satunya Salsa Wilia Rahma dari kelas Desain Grafis. Ia mengapresiasi kedisiplinan dan fasilitas yang disediakan selama pelatihan. "Lingkungan di BLK sangat disiplin, mulai dari Apel Pagi hingga olahraga. Instrukturnya sangat detail dalam menjelaskan materi sehingga mudah dipahami. Fasilitas di sini juga sangat memadai," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap para lulusan BLK menjadi pionir dalam sosialisasi teknologi di wilayah masing-masing serta mampu menggerakkan roda ekonomi daerah melalui keahlian yang telah dikuasai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....