Rony MKKSMK Bandung: Dorong Regenerasi dan Larangan “Offside” Pengurus

  • 16 Apr 2026 17:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.UD, Bandung - Ketua dan pengurus Organisasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (MKKSMK) Kota Bandung, untuk masa bakti 2026–2029 dikukuhkan, Rabu 15 April 2026 di Bandung.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen baru dalam memajukan pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bandung.

Hadir dalam kegiatan ini para pengawas, mantan Ketua MKKSMK, kepala sekolah purnabakti, serta sekitar 80 kepala SMK se-Kota Bandung, baik secara langsung maupun melalui perwakilan.

Ketua MKKSMK Kota Bandung periode 2026–2029, Rony Harimurti, menegaskan bahwa amanah yang kembali diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran.

“Ini bukan sesuatu yang membanggakan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Rony yang juga menjabat sebagai Kepala SMK Igasar Pindad.

Dalam kepemimpinan periode keduanya, Rony menekankan pentingnya kaderisasi. Ia menyatakan tidak ingin menjabat sebagai ketua secara terus-menerus dan ingin memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan. “Saya tidak mungkin terus menjadi ketua. Periode ini saya fokus pada kaderisasi, sementara program kerja saya percayakan kepada rekan-rekan pengurus,” ungkapnya.

Rony menyoroti pentingnya soliditas organisasi, termasuk menghindari tindakan tanpa koordinasi atau “offside” dalam menjalankan program. Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus harus mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

"Dalam waktu dekat, MKKSMK Kota Bandung akan terlibat dalam berbagai agenda strategis pendidikan nasional, seperti: FLS3N, O2SN, LKS. Berharap siswa SMK Kota Bandung dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah," bebernya.

Selain itu, MKKSMK juga mendukung program Cadisdik Wilayah VII, termasuk penyelenggaraan Edufair sebagai solusi atas tantangan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya di SMK swasta. “Edufair diharapkan membuka wawasan siswa SMP bahwa sekolah negeri dan swasta memiliki kualitas yang setara,” kata Rony.

Ia juga mendorong sekolah swasta untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar semakin dipercaya masyarakat, dan mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan organisasi yang cermat dan akuntabel.

“Kami harus bijak dalam mengelola anggaran agar setiap program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas. Juga penguatan sinergi, profesionalisme, serta kontribusi nyata MKKSMK Kota Bandung dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Indonesia," ucap Rony.

Kepala Cadisdik Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan arahan kepada para kepala sekolah. Menurutnya, keberadaan MKKSMK harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dari tahun ke tahun, sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....