Banjir di Derwati Tiga Hari Tak Surut, Aktivitas Warga Terganggu

  • 15 Apr 2026 17:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Banjir yang merendam permukiman warga di kawasan Derwati, RW 03, Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, hingga Kamis 15 April 2026 belum juga surut. Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Operator Layanan Operasional Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat, Iwan, menyampaikan bahwa genangan air dipicu oleh luapan dalam beberapa waktu terakhir juga berpengaruh dalam bencana ini.

“Banjir ini sudah terjadi sekitar tiga hari. Kemungkinan besar disebabkan oleh luapan Sungai Cinambo, ditambah curah hujan yang tinggi,” ujarnya saat meninjau lokasi Kamis 16 April 2026.

Genangan air berwarna keruh tampak menutupi jalan lingkungan yang biasanya dilalui warga. Aktivitas harian pun terganggu, di mana warga harus berjalan perlahan dengan menggulung celana atau menggunakan alas kaki seadanya. Sejumlah rumah warga juga turut terendam, termasuk kawasan Pertigaan Derwati yang mengalami hambatan lalu lintas.

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, 248 kepala keluarga atau sekitar 1.180 jiwa terdampak banjir tersebut. Untuk penanganan darurat, petugas telah melakukan asesmen di lokasi dan mengerahkan dua unit perahu guna membantu mobilitas warga.

“Jika air belum juga surut dalam waktu dekat, kami akan mendirikan dapur umum. Saat ini kebutuhan mendesak warga meliputi sembako, air bersih, dan obat-obatan,” kata Iwan.

Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem serta segera melaporkan jika terjadi bencana serupa.

Sementara itu, warga setempat, Endang (50), mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dibandingkan kejadian serupa beberapa tahun lalu. Ia menilai buruknya sistem drainase dan pesatnya pembangunan menjadi faktor penyebab utama.

“Pembangunan terus berjalan, tapi harus memperhatikan lingkungan juga. Saluran air dan daerah resapan harus diperbaiki,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera menghadirkan solusi jangka panjang, khususnya dalam perbaikan sistem drainase dan pengelolaan air, agar banjir tidak terus berulang di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....