Pemkot Bandung Libatkan 85 Lembaga Konservasi Untuk Pengelolaan Kebun Binatang
- 13 Apr 2026 10:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai membuka proses penjajakan pengelolaan baru Kebun Binatang Bandung dengan melibatkan 85 lembaga konservasi berbadan hukum. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menghadirkan tata kelola kebun binatang yang lebih profesional dan bertaraf internasional.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa seluruh proses seleksi dan penjajakan tersebut diawasi secara ketat oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kota. “Kebun binatang, hari ini kita mulai menerima tawaran atau kesediaan dari lembaga konservasi berbadan hukum yang sudah kita undang,” ujar Farhan, Senin 13 April 2026.
Menurutnya, dari 85 lembaga yang diundang, tidak semuanya akan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Pemkot Bandung telah menyiapkan sejumlah persyaratan, baik umum maupun khusus, yang harus dipenuhi oleh calon pengelola. “Pasti ada yang tidak lolos, karena selain syarat umum, juga ada syarat khusus yang harus dipenuhi,” katanya.
Farhan menegaskan, aspek reputasi menjadi faktor utama dalam proses seleksi. Hal ini penting mengingat besarnya potensi investasi yang akan dikelola dalam pengembangan kebun binatang tersebut.
Ia memperkirakan peluang investasi pada tahap awal dapat mencapai lebih dari Rp50 miliar dalam dua tahun pertama. Oleh karena itu, hanya lembaga konservasi yang memiliki kapasitas manajerial dan rekam jejak yang kuat yang akan dipertimbangkan.
“Kita ingin pengelola yang benar-benar memiliki reputasi sangat baik, karena anggaran dan peluang investasinya cukup besar,” ucapnya.
Selain itu, Pemkot Bandung juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pengembangan kebun binatang. Berbagai masukan yang masuk dinilai menjadi dorongan positif untuk mewujudkan pengelolaan yang lebih baik.
Farhan menyebutkan, perhatian luas dari masyarakat hingga lembaga konservasi internasional menjadi motivasi tambahan bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Perhatian dari banyak pihak ini menjadi motivasi bagi kami untuk membentuk pengelolaan kebun binatang yang baik dan bertaraf internasional,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....