Gerak Cepat Pemda dan Kewilayahan Tangani Longsor di Wangunsari
- 12 Apr 2026 19:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Respons cepat ditunjukkan jajaran pemerintah Kecamatan Sindangkerta dalam menangani bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Sereh, Desa Wangunsari, Kabupaten Bandung Barat. Penanganan darurat dilakukan secara terpadu, dengan dukungan langsung dari pemerintah daerah hingga tingkat kabupaten.
Camat Sindangkerta, Agus Ahmad Setiawan, memastikan kondisi warga terdampak serta langkah penanganan berjalan optimal. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Danramil 0902 Sindangkerta Kapten Inf Asep Supriadi, Kapolsek Sindangkerta AKP Solehudin yang diwakili Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa Wangunsari Dadang Hermawan.
Dalam upaya meringankan beban warga, bantuan dari Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, turut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Bantuan berupa sembako dan kebutuhan darurat diserahkan kepada Ketua RW 03 untuk didistribusikan kepada warga terdampak.
“Kami menyerahkan bantuan dari Bupati dalam bentuk sembako dan kebutuhan penanganan bencana. Semoga dapat bermanfaat bagi warga terdampak,” ujar Agus, Minggu 12 April 2026.
Menurut Agus, longsor diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang pada Sabtu malam 11 April 2026, yang menyebabkan pergerakan tanah di kawasan permukiman warga.
“Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang menjadi salah satu pemicu terjadinya longsor di wilayah ini,” imbuhnya.
Material longsor berupa lumpur dan bebatuan dilaporkan menimpa dua rumah milik warga, yakni Syarifudin dan Ihin, serta mengancam sedikitnya delapan rumah lainnya di sekitar lokasi. Untuk menghindari risiko longsor susulan, warga diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Untuk mengantisipasi longsor susulan, kami menghimbau warga agar sementara mengungsi ke rumah kerabat atau lokasi yang lebih aman,” tambahnya.
Selain evakuasi, pihak kecamatan juga akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika guna melakukan kajian lebih lanjut terkait kondisi tanah dan kelayakan kawasan sebagai permukiman.
Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana di Kecamatan Sindangkerta, untuk meningkatkan kewaspadaan serta aktif berkoordinasi dengan aparat setempat apabila terjadi situasi darurat.
“Wilayah Sindangkerta merupakan daerah rawan bencana. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” beber Agus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....