Kompolnas RI Apresiasi Polres Tasikmalaya Jamin Keamanan Warga dalam Kasus STJ
- 10 Apr 2026 16:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Tasikmalaya dalam menangani kasus pembakaran Saung Taraju Jumantara (STJ) di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.
Kompolnas menilai langkah kepolisian dalam menjamin keamanan dan perlindungan terhadap warga negara sudah tepat, terutama di tengah situasi yang berpotensi memicu konflik sosial.
“Polres Tasikmalaya telah menunjukkan komitmennya dalam melindungi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Ini penting untuk menjaga prinsip negara hukum dan mencegah tindakan main hakim sendiri,” Komisioner Kompolnas, Gufron Mabruri, dalam keterangannya yang diterima RRI, Jumat 10 April 2026.
Gufron mengatakan, negara tidak boleh kalah oleh tindakan intoleransi maupun kekerasan massa. "Setiap dugaan pelanggaran atau perbedaan keyakinan harus diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan dengan tindakan anarkis" ujarnya.
Kompolnas juga mendorong aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku pembakaran serta memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel. Selain itu, Gufron mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga kondusivitas masyarakat pasca kejadian.
Kompolnas akan terus memonitor perkembangan penanganan kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan menjunjung tinggi keadilan bagi semua pihak. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi Kompolnas dalam memastikan kinerja kepolisian tetap profesional dan akuntabel.
“Kompolnas akan terus memantau perkembangan kasus ini agar penanganannya berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” katanya.
Sementara sebelumnya masyarakat Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya membakar bangunan milik padepokan STJ. Insiden yang terjadi pada 1 April 2026 ini diduga dipicu oleh keresahan warga terhadap aktivitas pemilik padepokan, K, yang dinilai sesat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....