Ega Agustine Buka Pembelajar Keempat Sekolah Lansia Prisma
- 09 Apr 2026 20:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi, menghadiri secara langsung kegiatan Halal Bihalal, sekaligus Pembelajaran ke-4 Sekolah Lansia PRISMA, yang digelar, Kamis 9 April 2026, di Gazebo Alun-Alun Kabupaten Subang. Acara yang dilaksanakan dengan suasana semangat tersebut, diawali dengan penampilan angklung, dan dilaksanan pembelajaran ke-4 sekolah lansia, dengan materi "Merawat Rongga Mulut Mencegah Berbagai Penyakit".
Kepala Sekolah Lansia Prisma Kabupaten Subang Idah Rosidah menekankan, kegiatan Sekolah Lansia Prisma adalah, agar para lansia bertemu dengan teman sebaya dan tetap bahagia. Dan sekolah lansia ini, tidak di pungut bayaran alias gratis.
"Sekolah lansia ini gratis, tidak dipungut biaya bulanan, sebagai sarana agar ibu bahagia bertemu dengan teman sebaya,” ujar Ida Rosidah.
Ketua LLI Kabupaten Subang Hari Suryana mengapresiasi Sekolah Lansia Prisma, yang telah dilaksanakan selama 2 angkatan. Dari dua angkatan ini, terdapat 93 orang lansia di angkatan pertama, dan di angkatan kedua terdapat 80 orang peserta.
"Alhamdulillah, sudah menghasilkan siswa lansia 1 angkatan sebanyak 93 dan angkatan 2 80 siswa lansia,” terang Hari Suryana.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Agustine menyampaikan rasa takjub, sekaligus apresiasinya atas semangat dan kelincahan para lansia, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku terinspirasi dengan semangat yang dipancarkan, dan berharap seluruh lansia yang hadir, dapat berekspresi dan memgembangkan bakat, yang mungkin terpendam di masa muda.
"Sekolah lansia ini betul-betul di luar prediksi Saya. Masyaa Allah, lansia masih pada lincah. Lansia tidak boleh merasa tua, karena nanti fisik dan penampilan kita tua. Kita semua masih muda ya ibu-ibu. Ini wadah untuk mengembangkan bakat terpendam kita. Keluarkan semua bakat yang dulu terpendam,” tutur Ny. Ega Agustine Rosyadi.
Dia mengapresiasi seluruh pihak, mulai dari LLI, PWRI, dan stakeholder terkait, sehingga lansia memiliki wadah positif untuk terus beraktifitas, dan memiliki kesempatan untuk belajar mandiri. Wakil TP PKK juga berpesan, dan berdo’a agar seluruh lansia yang hadir, senantiasa diberi kesehatan baik fisik maupun mental.
"Terima kasih kepada seluruh pihak, yang memberi wadah positif bagi ibu-ibu kita tersayang. Minimal bisa melayani diri saya sendiri, dan bisa mengurus diri sendiri. Sehat itu lepas dari rasa sakit, baik fisik maupun nyeri hate, termasuk iri hati dan dengki,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....