Mayoritas Kasus Campak di Cimahi Terjadi karena Belum Pernah Divaksin

  • 09 Apr 2026 20:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi – Dinas Kesehatan Kota Cimahi mengungkap mayoritas kasus campak yang terkonfirmasi terjadi pada individu yang belum mendapatkan vaksinasi. Dari 16 kasus positif campak, sebanyak 15 kasus diketahui belum pernah menerima vaksin Measles Rubella (MR).

“Ini menunjukkan bahwa vaksinasi sangat penting dalam mencegah penularan campak,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cimahi, Dwihadi Isnalini saat dihubungi, Kamis 9 April 2026.

Secara keseluruhan, capaian imunisasi MR di Kota Cimahi telah mencapai 98 persen dari target balita. Meski demikian, masih terdapat sebagian kecil anak yang belum mendapatkan vaksin.

Dwi menjelaskan, imunisasi campak diberikan dalam tiga tahap, yakni saat usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster pada usia sekolah dasar.

Ia menegaskan, anak yang terlambat mendapatkan vaksin tetap dapat menerima imunisasi sebagai upaya perlindungan.

“Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, karena kekebalan tetap bisa terbentuk,” katanya.

Dinkes Cimahi terus mengintensifkan cakupan imunisasi, guna mencapai target perlindungan menyeluruh bagi anak-anak di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....