Presiden Prabowo Bahas Pembangunan Hunian di Bantaran Rel

  • 09 Apr 2026 19:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Brian Yuliarto, hingga Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasidin ke Istana Kepresidenan, Jakarta, awal April 2026 ini. Disana dibahas terkait masalah serius.

Maruarar atau yang akrab disapa Ara mengatakan rapat terbatas ini salah satunya membahas perihal pembangunan hunian. Yaitu di sekitar atau bantaran rel kereta api.

Menurutnya, pembangunan hunian untuk warga di bantaran rel kereta api ini meliputi wilayah Tanah Abang, Bandung, hingga Medan. "Di banyak tempat. Di Tanah Abang itu lahan negara sangat strategis, di Bandung sangat strategis, di Medan sangat strategis. Kita menggunakan itu untuk kepentingan rakyat dan negara harus hadir," ujar Ara dalam keterangannya, Kamis 9 April 2026.

Ara mengatakan bahwa sebelumnya sudah meninjau lokasi hunian di Tanah Abang, Jakarta. Selain itu, pagi itu bersama Dirut KAI juga telah melihat lokasi untuk hunian di Bandung.

Menurutnya, banyak tanah negara yang saat ini dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa negara akan mengambil alih kembali lahan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pengadaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Banyak sekali tanah negara yang dikuasai oleh pihak lain dan kita akan kuasai kembali untuk kepentingan negara dan kepentingan rakyat. Khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan juga masyarakat yang menengah dan tanggung. Supaya kita bisa bersinergi dengan cepat," kata Ara.

Sementara itu, Mendiktisaintek Brian menambahkan pihaknya siap mendukung pembangunan hunian di bantaran rel. Yaitu dengan berbagai kajian dan penelitian dari sisi teknologi agar lebih efisien.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....