Korek Api Gas Meledak, Rumah Warga di Limbangan Garut Hangus Terbakar

  • 07 Apr 2026 19:07 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Sebuah rumah panggung berukuran 6x5 meter di Kampung Banen, RT 02/11, Desa Limbangan Timur, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut, hangus dilalap si jago merah pada Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Limbangan, AKP Masrokan mengatakan, berdasarkan laporan, kebakaran diduga dipicu oleh ledakan korek api gas yang kemudian menyambar dinding bilik rumah.

"Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang mayoritas berbahan mudah terbakar tersebut," katanya,

Ia menyampaikan, rumah tersebut diketahui milik seorang warga bernama Dede Mulyadi (53), seorang buruh harian lepas. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa tersebut," ucapnya.

Sejumlah saksi di lokasi, di antaranya Yogi (33) dan Rohayati (49), menyebutkan bahwa api tiba-tiba membesar setelah terdengar suara ledakan kecil dari dalam rumah." Sejumlah saksi menyebutkan api tiba-tiba membesar setelah terdengar suara ledakan kecil dari dalam rumah,"katanya.

Petugas dari Polsek Limbangan bersama warga setempat segera melakukan upaya pemadaman sambil menghubungi pihak pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu kemudian, berkat kerja sama antara petugas dan masyarakat.

Ia menyampaikan, pihaknya juga telah mengimbau masyarakat agar menjauh dari lokasi kebakaran demi keselamatan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp. 20 juta.

" Meski tidak asa korban jiwa, namun korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah,"katanya.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan alat yang berpotensi menimbulkan api, seperti korek gas, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

" Kami mengingatkan warga agar lebih waspada dan meningkatkan kehati-hatian dalam penggunaan alat yang menimbulkan percikan api," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....