CIMAHI-CSIRT Jadi Garda Depan Hadapi Ancaman Siber di Kota Cimahi
- 07 Apr 2026 13:25 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Ancaman kejahatan siber yang kian menyasar sisi psikologis pengguna mendorong Pemerintah Kota Cimahi memperkuat respons melalui pembentukan tim khusus, CIMAHI-CSIRT (Computer Security Incident Response Team).
Tim ini menjadi garda terdepan dalam menangani insiden keamanan digital, seiring meningkatnya pola serangan yang tidak lagi mengandalkan kecanggihan teknologi, melainkan manipulasi emosi korban, seperti rasa panik, takut, hingga iming-iming keuntungan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh, menjelaskan bahwa CIMAHI-CSIRT bekerja dengan pendekatan terstruktur berbasis incident response framework.
“Tahapan yang dijalankan meliputi persiapan, deteksi dan analisis, penanganan, pemulihan, hingga evaluasi pasca-insiden,” ujar Ahmad, Senin 6 April 2026.
Menurutnya, setiap serangan tidak hanya diselesaikan secara reaktif, tetapi juga dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan ketahanan sistem ke depan secara berkelanjutan.
“Setiap insiden menjadi pembelajaran untuk memperkuat sistem secara menyeluruh,” katanya.
Selain itu, tim juga rutin melakukan simulasi dan cyber drill guna memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam menghadapi berbagai skenario serangan siber.
Meski demikian, tantangan terbesar tetap berada pada faktor manusia. Rendahnya literasi keamanan digital dinilai masih menjadi celah utama yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Dengan kehadiran CIMAHI-CSIRT, Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya untuk tidak hanya tanggap dalam penanganan insiden, tetapi juga proaktif dalam membangun sistem keamanan yang lebih adaptif dan responsif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....