Panggilan Iseng Masih Tinggi, Efektivitas Layanan 112 Cimahi Diuji

  • 06 Apr 2026 19:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Tingginya jumlah panggilan tidak valid masih menjadi tantangan dalam optimalisasi layanan Call Center 112 di Kota Cimahi. Sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 3.500 panggilan iseng yang masuk, berpotensi menghambat penanganan kondisi darurat.

Dalam satu bulan, jumlah panggilan tidak relevan bahkan bisa mencapai ratusan kasus. Sebagian besar berasal dari anak-anak atau pengguna yang belum memahami fungsi layanan darurat tersebut.

Penelaah Teknis Kebijakan Bidang IKPS Diskominfo Cimahi, Adhy Rahadhyan, menjelaskan bahwa kemudahan akses melalui fitur panggilan darurat di ponsel, termasuk saat layar terkunci, menjadi salah satu faktor penyebab tingginya panggilan tidak valid.

“Operator juga kerap menerima telepon di luar konteks darurat, seperti menanyakan hal teknis yang tidak berkaitan dengan kegawatdaruratan,” ujar Adhy dikutip dari laman resmi pemerintah kota Cimahi, Senin 6 April 2026.

Untuk mengatasi hal ini, sistem layanan 112 kini dilengkapi dengan peringatan otomatis guna mengedukasi masyarakat agar tidak menyalahgunakan layanan.

Di sisi lain, Call Center 112 tetap menunjukkan peran vital dalam merespons berbagai kondisi darurat, mulai dari kebutuhan medis hingga penanganan kejadian non-medis seperti evakuasi hewan liar dan penanganan pohon tumbang.

“Seluruh laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti melalui sistem terintegrasi dengan instansi terkait, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat. Keterlibatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) juga turut membantu dalam memverifikasi laporan di lapangan,” katanya.

Pemerintah Kota Cimahi menegaskan bahwa keberhasilan layanan ini tidak hanya bergantung pada kesiapan sistem, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan secara tepat.

Dengan layanan siaga 24 jam, Call Center 112 diharapkan tetap menjadi solusi utama bagi warga dalam menghadapi situasi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....