Seskoad Gelar KKL Wilhan di Pasirlangu Dalami Penanggulangan Bencana
- 06 Apr 2026 18:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melaksanakan kegiatan survei lapangan dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) bagi Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Tahun Ajaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Desa Pasirlangu pada Senin 6 April 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Koordinator Lapangan KKL Wilhan Pasis Dikreg LXVII, Letkol Inf Denny Sopyan. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan KKL di Desa Pasirlangu difokuskan pada pengamatan kondisi demografi dan sosial masyarakat, sekaligus membangun kedekatan antara perwira siswa dengan warga setempat.
Menurut Denny, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas para perwira siswa dalam menganalisis berbagai persoalan wilayah, khususnya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana serta penguatan ketahanan wilayah sebagai bagian penting dari sistem pertahanan negara.
“Melalui kegiatan ini, para pasis diharapkan mampu memahami kondisi riil di lapangan, sekaligus mengasah kemampuan dalam merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan teritorial,” ujarnya, dalam keterangannya.
KKL Wilhan kali ini juga melibatkan mahasiswa dari Universitas Jenderal Achmad Yani serta peserta dari negara sahabat. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak bencana longsor di wilayah tersebut.
Denny menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Ia menyebut bahwa kolaborasi antara TNI, akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan serta memperkuat ketahanan wilayah.
“Sinergitas seluruh komponen bangsa sangat penting untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Ini bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi para perwira siswa untuk membangun kerja sama lintas generasi dan lintas sektor. Interaksi dengan mahasiswa dan peserta internasional diharapkan mampu memperluas wawasan serta menumbuhkan empati sosial.
Ia menambahkan, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga harus mempertimbangkan berbagai aspek agar keputusan yang diambil memberikan manfaat optimal dan meminimalkan risiko.
“Permasalahan bangsa harus diselesaikan secara bersama-sama oleh berbagai pihak dan lintas generasi. Karena itu, keterlibatan mahasiswa menjadi penting agar sejak dini memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi KKL karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi sarana praktik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sekaligus membantu meningkatkan kepedulian terhadap kondisi desa kami,” ujarnya.
Kegiatan KKL Wilhan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman lapangan bagi para perwira siswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya di bidang kebencanaan dan ketahanan wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....