Melalui Babinsa, Kodim 0605/Subang Lakukan Pendampingan Serap Gabah Petani
- 06 Apr 2026 16:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Gempolsari Koramil 0507/Pabuaran Kodim 0605/Subang Serka Agus Iskandar, melaksanakan pendampingan kegiatan serapan gabah petani di Dusun Sengon RT 09 RW 03 Desa Gempolsari Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, Senin 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Mitra Bulog Bintang, perwakilan Bulog Rizki, analis Bulog Diki, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Udin Syamsudin, bersama para petani setempat.
Di lokasi kegiatan, terlihat Babinsa bersama tim melakukan pemantauan, serta pengecekan gabah hasil panen yang telah dikemas dalam karung. Untuk memastikan, serap gabah benar-benar terserap 100 persen, dan harga jual gabah dapat memuaskan para petani.
Babinsa Gempolsari, Serka Agus Iskandar, menyampaikan, pendampingan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan petani, sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di lapangan. Karena komitmen TNI-AD, untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional, yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kami hadir, untuk memastikan proses serapan gabah berjalan lancar, sehingga petani mendapatkan harga yang layak, dan hasil panennya dapat terserap dengan baik,” ujar Serka Agus Iskandar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, Bulog, dan masyarakat terus terjalin dengan baik, guna mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Subang. Sementara itu, total gabah yang berhasil diserap mencapai sekitar 20 ton, yang merupakan gabungan dari hasil panen beberapa petani di wilayah tersebut, dengan harga Rp 6.500 per kilogram.
"Alhamdulillah, gabah hasil panen para petani, yang bisa terserap sebanyak 20 ton, dengan harga Rp 6.500 per kilogram," tandasnya.
Sementara itu, salah satu petani Yunita mengungkapkan rasa syukur, atas adanya pendampingan dari Babinsa dan pihak terkait, yang memberikan kepastian dalam proses penjualan hasil panen para petani. Sehingga harga jual padi di tingkat petani tetap stabil, dengan adanya pendampingan serap gabah dari Babinsa TNI-AD.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami merasa lebih terbantu, karena gabah hasil panen bisa langsung terserap, dengan harga yang jelas, dan tidak merugikan petani,” ungkap Yunita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....