BMP Gelar Silaturahmi Akbar di Kodam Siliwangi, Teguhkan Nilai Sabilulungan
- 06 Apr 2026 10:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Paguyuban Akmil Jawa Barat atau Baraya Maung Parahyangan (BMP) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan halal bihalal di Taman Merdeka Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Minggu 5 April 2026.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri sekitar 300 peserta. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Pangdam III/Siliwangi, Kasdam III/Siliwangi, Danpussenif, para pejabat utama Kodam III/Siliwangi, perwakilan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, sesepuh Siliwangi, Ketua Paguyuban Pasundan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Ketua BMP, Brigjen TNI (Pur) Asep Syaripudin, dalam amanatnya menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial dalam kehidupan berorganisasi.
“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Kita harus terus mensyukuri nikmat yang ada dengan berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Asep.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Silih Wawangi harus menjadi landasan utama dalam menjalankan roda organisasi BMP.
“Nilai-nilai ini bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik di lingkungan organisasi maupun di tengah masyarakat luas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodam III/Siliwangi atas dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pangdam III/Siliwangi dan Danpussenif atas perhatian dan dukungannya, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, menilai kegiatan ini memiliki makna strategis dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Halal bihalal ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi bagian dari strategi pembinaan teritorial. Ini penting untuk menjaga kohesi sosial dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Kosasih.
Ia juga menekankan pentingnya peran BMP dalam menjaga nilai budaya dan kebangsaan.
“BMP memiliki posisi penting dalam melestarikan budaya lokal dan nilai kebangsaan melalui semangat Sabilulungan. Ini menjadi kekuatan dalam membangun gotong royong lintas elemen masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan semakin khidmat dengan adanya aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 40 anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Ke depan, Baraya Maung Parahyangan berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai program sosial, memperkuat nilai kebangsaan, serta membina generasi muda demi mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....