Wali Kota Bandung Pastikan Penanganan Cepat Dampak Cuaca Ekstrem
- 05 Apr 2026 16:07 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat dalam menangani dampak bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda kota tersebut.
“Semua dinas di Pemerintah Kota Bandung turun tangan langsung. Ini menunjukkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Farhan, Minggu 5 April 2026.
Peninjauan dilakukan menyusul terjadinya bencana hidrometeorologi yang dipicu hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu, 4 April 2026. Dalam kunjungannya, Farhan mendatangi beberapa titik terdampak, di antaranya Microlibrary Bima di Jalan Bima, kawasan Jalan Citepus 3 RW 10 Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Jalan Cihapit, serta SDN 023 Pajagalan.
Dalam kegiatan tersebut, Farhan didampingi sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur kewilayahan setempat.
Ia mengungkapkan, salah satu dampak paling signifikan dari cuaca ekstrem kali ini adalah banyaknya pohon tumbang di berbagai titik kota. Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat pohon-pohon peneduh merupakan bagian dari identitas dan estetika Kota Bandung.
“Kita menghadapi kejadian luar biasa. Pohon-pohon besar yang selama ini menjadi ciri khas kota banyak yang tumbang,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota Bandung segera melakukan koordinasi lintas dinas untuk menyusun strategi mitigasi yang lebih komprehensif. Upaya tersebut mencakup pemangkasan hingga perapihan pohon-pohon yang dinilai berpotensi tumbang, terutama di kawasan rawan.
“Kita akan lakukan koordinasi dalam waktu cepat, melibatkan dinas teknis seperti permukiman, damkar, perhubungan, bina marga hingga pertanian untuk menyusun langkah pencegahan,” jelasnya.
Langkah mitigasi ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kejadian serupa apabila cuaca ekstrem kembali melanda Kota Bandung di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Farhan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan deras disertai angin kencang.
Selain memberikan imbauan, Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan langkah cepat dalam penanganan lanjutan, termasuk percepatan pemapasan pohon di sejumlah titik rawan melalui koordinasi lintas dinas.
Di sisi lain, Farhan menyampaikan keprihatinan mendalam atas adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kami sangat prihatin. Kita tidak ingin kejadian ini terulang kembali,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Bandung akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta.
“Untuk korban yang wafat, akan diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada keluarga,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....