Panglima TNI Kenang Dedikasi Prajurit Terbaik Kopassus Mayor Anumerta Zulmi
- 05 Apr 2026 11:23 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Panglima TNI Agus Subiyanto menjadi inspektur upacara dalam pemakaman prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon. Upacara pemakaman Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar digelar di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Minggu 5 April 2026.
Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon di Lebanon.
Panglima TNI mengatakan, Almarhum merupakan prajurit terbaik TNI dari Grup 2 Kopassus yang dikenal berprestasi dalam setiap penugasan. Menurut Panglima TNI, Mayor Zulmi gugur pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 10.45 waktu Lebanon atau 15.45 WIB.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhum.
“Yang telah gugur demi kepentingan serta keluhuran bangsa dan negara pada hari Senin tanggal 30 Maret 2026 pukul 10.45 waktu Lebanon atau 15.45 WIB. Semoga Almarhum menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar,” papar Panglima.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas nama institusi TNI.
“Atas nama Tentara Nasional Indonesia saya mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas gugurnya prajurit Kopassus terbaik yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia.” tambahnya.
Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi dikenal sebagai prajurit berprestasi yang kerap mendapatkan penghargaan dalam setiap penugasan. Penugasan ke Lebanon merupakan bagian dari reward atas dedikasi dan kinerjanya selama berdinas.
Panglima TNI memastikan seluruh hak almarhum akan diberikan kepada keluarga, di antaranya: Santunan dari PBB sebesar Rp1,2 miliar, Santunan risiko kematian khusus sebesar Rp450 juta.
Selain itu, keluarga Almarhum mendapatkan beasiswa pendidikan untuk anak sebesar Rp30 juta per anak, Dana Wasda dan TPP dari Angkatan Darat, Santunan tambahan dari Presiden Republik Indonesia.
“Sekali lagi saya rasa duka yang sangat dalam atas insiden yang telah terjadi,” ujar Panglima.
Pemakaman berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, rekan prajurit, serta jajaran TNI. Kepergian Mayor Zulmi menjadi kehilangan besar bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia, sekaligus pengingat akan risiko besar yang dihadapi prajurit dalam menjalankan misi perdamaian dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....