Tantangan Pendidikan, Pemkab Ajak Pendiri Yayasan Islam Bangun Daerah
- 05 Apr 2026 11:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Disela Haul dan Halalbihalal 1447 H/2026 M yang digagas Yayasan Bani Syech Nuryayi, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Minggu, 5 April 2026. Dengan mengusung tema besar "50 Tahun Emas Yayasan Bani Syech Nuryayi sebagai Pondasi Karya Monumental Para Pendiri, Bupati Garut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap peran yayasan dalam mencetak generasi religius di Kabupaten Garut.
Ia menekankan pentingnya melanjutkan warisan perjuangan para tokoh pendahulu (sepuh) yang telah mendidikasikan hidup demi kemajuan daerah. "Tugas kita semua adalah untuk melanjutkan apa yang menjadi cita-cita para sepuh secara bersama-sama untuk membangun Kabupaten Garut yang lebih hebat dan berkelanjutan," katanya.
Ia juga menyoroti kondisi Kabupaten Garut yang saat ini masih belum ideal berdasarkan tantangan di sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah kemiskinan dan keterbatasan ekonomi tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata. "Tentu saja ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi semua elemen masyarakat harus bekerja secara bersama-sama," tuturnya.
Secara khusus, Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap rencana program masa depan Yayasan Bani Syech Nuryayi, yaitu pendirian panti asuhan untuk lansia serta lembaga pendidikan tinggi." Kami juga memberikan apresiasi terhadap rencana program masa depan Yayasan Bani Syech Nuryayi, yaitu pendirian panti asuhan untuk lansia serta lembaga pendidikan tinggi," katanya.
Selain itu, Ketua Yayasan Bani Syech Nuryayi, Aceng Abdul Mujib, menyambut hangat kehadiran Bupati di tengah kesibukan memimpin daerah. Ia mendoakan agar Bupati senantiasa diberi kekuatan untuk membawa Garut menjadi kabupaten yang hebat." Kami turut mendoakan agar Bupati senantiasa diberi kekuatan untuk membawa Garut menjadi kabupaten yang hebat,"ujarnya.
Ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa jabatannya dan berpesan kepada para calon pengurus mendatang agar tetap konsisten mengikuti aturan yang telah dirumuskan oleh dewan pembina dan kasepuhan." Kami selaku tuan rumah menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa jabatannya dan berpesan kepada para calon pengurus mendatang agar tetap konsisten mengikuti aturan yang telah dirumuskan oleh dewan pembina dan kasepuhan,"ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia, Asep Iwa Soemantri, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk penghormatan terhadap 15 kiai pendiri yayasan. Ia menegaskan bahwa tradisi silaturahmi ini telah terjaga sejak tahun 1969.
"Kalau tidak ada yayasan ini, tidak akan berdiri bangunan, masjid, tanah dan sebagainya. Semua kita tata ketika kita meninggalkan tatanan kepengurusan yayasan para penerus memiliki nilai aset yang nyata dan tidak hilang," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....