Hujan Badai di Bandung, Puluhan Pohon Tumbang, Satu Orang Meninggal

  • 04 Apr 2026 16:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Bandung pada Jumat 3 April 2026 kemarin mengakibatkan puluhan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Peristiwa tersebut juga menimbulkan satu korban jiwa serta kerusakan infrastruktur dan kendaraan.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara, terdapat 27 pohon tumbang dan satu papan reklame milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang roboh.

“Satu orang meninggal dunia, atas nama Diding Nuryaman (45),” ujar Asep saat dikonfirmasi.

Selain korban meninggal di kawasan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, insiden tersebut juga menyebabkan satu orang mengalami luka ringan. Korban bernama Ikhsan (34), seorang pengemudi ojek online, mengalami luka lecet dan memar akibat tertimpa ranting pohon di kawasan Sukajadi.

Sejumlah wilayah terdampak cukup parah, di antaranya Kecamatan Cicendo dengan sembilan titik pohon tumbang dan satu tower roboh. Kejadian di wilayah ini juga mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah dan beberapa kendaraan, termasuk mobil yang tertimpa pohon di sejumlah ruas jalan.

Di Kecamatan Cidadap, enam pohon tumbang dilaporkan terjadi di sepanjang Jalan Dr. Setiabudi dan kawasan Ciumbuleuit. Sementara itu, di Kecamatan Sumur Bandung, sebuah papan reklame berukuran 5 x 10 meter roboh di persimpangan Jalan Punawarman dan Jalan Riau, hingga menimpa sebuah kendaraan pikap.

Peristiwa serupa juga terjadi di sejumlah kecamatan lainnya seperti Bandung Kulon, Coblong, Bojongloa Kidul, Bandung Wetan, Sukasari, Bojongloa Kaler, Babakan Ciparay, dan Astanaanyar. Pohon tumbang di beberapa lokasi sempat mengganggu arus lalu lintas dan menimpa bangunan maupun kendaraan warga.

Di kawasan Bandung Wetan, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sebuah kafe akibat terpaan angin kencang yang merusak bagian atap dan fasilitas bangunan.

Asep menambahkan, pihaknya telah mengerahkan ratusan personel untuk menangani dampak bencana tersebut. Petugas melakukan evakuasi korban, pembersihan material pohon tumbang, serta pengaturan lalu lintas di titik-titik terdampak.

“Personel kami dikerahkan untuk mempercepat penanganan di lapangan, termasuk memastikan arus lalu lintas kembali normal,” katanya.

Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan pendataan lanjutan serta penanganan di lokasi-lokasi terdampak guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan akibat cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....