Arus Balik Lebaran, Migrasi Penduduk Cimahi Relatif Stabil
- 03 Apr 2026 18:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pasca arus balik Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi mencatat potensi meningkatnya jumlah pendatang yang memilih menetap di wilayah tersebut. Namun, secara keseluruhan, dinamika perpindahan penduduk masih tergolong stabil.
Data Disdukcapil sepanjang Maret 2026 menunjukkan jumlah warga yang pindah keluar Cimahi mencapai 448 orang sementara pendatang yang masuk tercatat sebanyak 439 orang. Selisih tipis ini mengindikasikan bahwa arus migrasi masih dalam kondisi seimbang tanpa lonjakan signifikan.
Perpindahan penduduk didominasi mobilitas antarwilayah di sekitar Cimahi. Dari total warga yang keluar sebanyak 254 orang pindah ke daerah sekitar dan 89 orang ke luar provinsi. Sementara itu arus masuk juga didominasi wilayah sekitar dengan 249 orang, serta 83 orang berasal dari luar provinsi.
Secara waktu, pergerakan penduduk mengalami fluktuasi. Lonjakan perpindahan terjadi di awal bulan, terutama pada 2 dan 4 Maret, serta kembali meningkat pada akhir bulan, yakni 30 dan 31 Maret.
| Baca juga: THR PPPK Paruh Waktu untuk Guru Segera Cair |
Jika dibandingkan dengan periode pasca Lebaran tahun sebelumnya, mobilitas penduduk tahun ini cenderung menurun.
Pada April 2025, jumlah warga yang pindah keluar mencapai 718 orang dan pendatang sebanyak 603 orang, lebih tinggi dibandingkan Maret 2026.
Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, Tri Lospala Candra, menyebutkan bahwa dalam sepekan setelah Lebaran terdapat 112 orang yang masuk ke Cimahi, baik dari luar kota maupun luar provinsi.
“Kemudian sebanyak 148 orang tercatat pindah keluar pada periode yang sama,” ujar Tri, Kamis 2 April 2026.
Untuk menjaga akurasi data, Disdukcapil memanfaatkan sistem digital Pandacima yang memungkinkan pemantauan data penduduk secara real-time oleh aparat kewilayahan.
Selain itu, imbauan juga disampaikan kepada Ketua RW agar pendatang segera melaporkan perubahan administrasi kependudukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....