Tim Gabungan Polairud Cari Nelayan Hilang di Perairan Cipunaga

  • 02 Apr 2026 16:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut melakukan upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga mengalami kecelakaan laut di perairan Cipunaga Garut pada Rabu, 2 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui bernama Galih (25), seorang nelayan asal Kampung Cirampadan RT 02 RW 06, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut.

"Hingga saat ini, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,"kata Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, di Garut, Kamis, 2 April 2026.

Ia menyampaikan, pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak termasuk nelayan. "Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak. Kami bersama nelayan setempat serta instansi terkait terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban,” katanya.

Ia mengatakan, adapun perahu yang digunakan korban diketahui bernama AAL. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, pihaknya melakukan sejumlah langkah, di antaranya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

" Pencarian oleh tim kami difokuskan disekitar lokasi kejadian temoat dimana korban hilang,"ujarnya.

Kegiatan pencarian ini melibatkan personel dari Satpolairud Polres Garut, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanak) Kabupaten Garut, serta nelayan setempat." Dalam upaya pencatian kami berkoordinasi dengan nelayan setempat, serta menjalin komunikasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses evakuasi,"katanya.

Hingga laporan ini disampaikan, korban atas nama Galih masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan." Hingga saat ini kami secara intensif terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,"ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan saat melaut guna menghindari kejadian serupa." Kami himbau kepada warga khususnya para nelayan untuk selalu waspada dan yang terpenting selalu memperhatikan faktor keselamatan,"tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....