Pemkot Bandung Perkuat Kearsipan Digital
- 02 Apr 2026 15:03 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat tata kelola kearsipan sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Pengawasan Kearsipan dan Sosialisasi Instrumen Pengawasan Kearsipan Tahun 2026 yang digelar di Aula Balairung Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Kamis 2 Maret 2026.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa arsip memiliki peran strategis sebagai bukti autentik sekaligus bentuk pertanggungjawaban kinerja pemerintahan. Menurutnya, pengelolaan arsip yang baik merupakan salah satu pilar utama dalam tata kelola pemerintahan yang efektif.
“Tata kelola arsip merupakan bukti autentik dan bentuk akuntabilitas dari pemerintahan yang baik. Kelalaian dalam pengelolaan arsip dapat berdampak serius, mulai dari hilangnya aset, dokumen penting, hingga rekam jejak kinerja,” ujar Iskandar, kamis 2 April 2026.
| Baca juga: Pemkot Bandung Siaga Hadapi Libur Panjang |
Ia menambahkan, arsip juga berfungsi sebagai alat perlindungan bagi aparatur pemerintah, terutama saat menghadapi proses audit maupun potensi permasalahan hukum di masa mendatang. Oleh karena itu, pengelolaan arsip harus dilakukan secara sistematis, tertib, dan tidak boleh diabaikan.
“Arsip ini bisa menjadi ‘senjata’ ketika ada pemeriksaan atau persoalan. Maka dari itu, harus dijaga dengan baik dan tidak boleh tercecer,” katanya.
Lebih lanjut, Iskandar menjelaskan bahwa kearsipan merupakan urusan wajib non-pelayanan dasar yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah sesuai dengan regulasi nasional. Bahkan, aspek kearsipan memiliki kontribusi besar dalam penilaian reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan.
“Penataan dan pengawasan kearsipan memiliki bobot besar dalam reformasi birokrasi. Karena itu, digitalisasi arsip menjadi langkah strategis yang harus terus kita dorong bersama,” ungkapnya.
Dalam upaya modernisasi sistem kearsipan, Pemkot Bandung saat ini tengah mengakselerasi implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Aplikasi ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan arsip secara elektronik yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi.
Iskandar pun mengapresiasi seluruh kecamatan di Kota Bandung yang telah sepenuhnya menerapkan sistem tersebut. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang perlu mempercepat implementasi serupa.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan komitmen dan konsistensi dalam pengelolaan arsip sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia berharap, ilmu dan pemahaman yang diperoleh dari workshop ini dapat langsung diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.
“Dengan pengelolaan arsip yang baik, tertib, dan terintegrasi, kita dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima dan profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disarpus Kota Bandung, Dewi Kaniasari, mengungkapkan bahwa capaian pengawasan kearsipan di Kota Bandung menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran dan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintahan.
“Nilai pengawasan kearsipan internal Kota Bandung terus meningkat hingga mencapai 83,82 pada tahun 2025. Capaian ini menempatkan Kota Bandung di peringkat kedua se-Jawa Barat,” jelasnya.
Meski demikian, Dewi menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks, terutama dengan adanya perubahan instrumen pengawasan kearsipan pada tahun 2026. Perubahan tersebut memberikan porsi penilaian yang lebih besar pada pengelolaan arsip berbasis digital.
Ia menegaskan, penggunaan aplikasi Srikandi menjadi solusi utama dalam mendukung transformasi digital kearsipan di Kota Bandung. Saat ini, seluruh kecamatan telah menerapkan sistem tersebut, namun baru sebagian OPD yang mampu melakukan pemberkasan mandiri secara digital.
“Seluruh kecamatan sudah menerapkan aplikasi Srikandi, tetapi baru delapan OPD yang melakukan pemberkasan mandiri secara digital. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera kita tuntaskan bersama,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....