Dishub Kota Bandung Siagakan Ratusan Personel saat Long Weekend
- 01 Apr 2026 18:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Menghadapi lonjakan wisatawan selama libur panjang akhir pekan, Dinas Perhubungan Kota Bandung menyiapkan langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke sejumlah titik strategis di Kota Bandung. Upaya ini difokuskan untuk mengurai potensi kemacetan, khususnya yang dipicu oleh parkir liar dan aktivitas kendaraan travel.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan secara signifikan. Lonjakan tersebut diperkirakan didominasi oleh kendaraan dari luar kota yang masuk ke Bandung untuk berwisata.
“Pasti akan terjadi peningkatan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” ujar Rasdian, Rabu 1 Maret 2026.
Selain melakukan pengawasan intensif, Dishub juga memperketat penindakan terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas. Rasdian menegaskan, pendekatan persuasif kini tidak lagi menjadi prioritas, dan setiap pelanggaran akan langsung dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah satu fokus utama penertiban adalah kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan. Berdasarkan data Dishub, terdapat sekitar 25 perusahaan travel yang telah diinventarisasi karena berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur.
“Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen juga telah dibuat. Jika masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk pemberian sanksi administrasi hingga penderekan kendaraan,” tegasnya.
Tak hanya itu, penertiban parkir liar juga menjadi perhatian serius, terutama di kawasan wisata populer seperti Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Braga. Untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan, Dishub telah memasang water barrier di sejumlah titik rawan.
“Di kawasan Braga hingga Naripan, kami sudah pasang water barrier sepanjang kurang lebih 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” jelasnya.
Guna memastikan pengawasan berjalan optimal, Dishub menerapkan sistem kerja tiga sif bagi para petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Pengawasan juga diperketat pada sore hingga malam hari, saat jumlah pengunjung biasanya mengalami peningkatan signifikan.
Selain itu, Dishub turut berkolaborasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menjamin ketersediaan personel selama akhir pekan, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu.
“Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini adalah bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....