Laka Lantas di Jabar Turun 76 persen Selama Operasi Ketupat Lodaya 2026

  • 01 Apr 2026 17:33 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Berdasarkan rekapitulasi data H1 hingga H13, jumlah kejadian kecelakaan turun hingga 76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data yang dihimpun oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menunjukkan, pada tahun 2025 terdapat 383 kejadian kecelakaan, sedangkan pada tahun 2026 turun menjadi 93 kejadian.

Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga mengalami penurunan tajam dari 121 orang pada 2025 menjadi 13 orang pada 2026 atau turun 89 persen. Korban luka berat turun dari 63 orang menjadi 34 orang, sementara korban luka ringan turun dari 483 orang menjadi 131 orang.

Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga menurun signifikan. Pada tahun 2025 tercatat kerugian sebesar Rp695.750.000, sedangkan pada 2026 turun menjadi Rp311.600.000 atau berkurang sekitar 55 persen.

Direktur Lalu Lintas Kombes Pol. Raydian Kokrosono mengatakan, penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari berbagai langkah pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta peningkatan kesadaran masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Penurunan angka kecelakaan hingga 76 persen ini menunjukkan bahwa upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama Operasi Ketupat Lodaya berjalan efektif. Kami juga melihat meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman,” ujar Raydian dalam keterangannya Rabu 1 April 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari jajaran kepolisian, instansi terkait, hingga masyarakat yang mematuhi aturan lalu lintas.

“Ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Kami terus mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan, dan mengutamakan kehati-hatian saat berkendara,” katanya.

Dalam data tersebut juga tercatat sejumlah wilayah dengan angka kecelakaan cukup tinggi, di antaranya wilayah Bogor, Karawang, dan Subang. Meski demikian, secara keseluruhan tren kecelakaan di wilayah Jawa Barat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 menunjukkan penurunan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....