Pemkot Cimahi Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Digital lewat Aplikasi KANDAGA

  • 31 Mar 2026 21:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan teknologi digital. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui peluncuran aplikasi KANDAGA dalam kegiatan sosialisasi mitigasi bencana yang berlangsung di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Senin 30 Maret 2026.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, pemerintah menilai risiko bencana di wilayahnya cenderung meningkat. Ancaman tersebut meliputi banjir, longsor, cuaca ekstrem, hingga potensi gempa bumi yang dipicu aktivitas Sesar Lembang.

Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga penguatan mitigasi berbasis inovasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menyebutkan bahwa rendahnya tingkat kesiapsiagaan masyarakat masih menjadi faktor utama tingginya dampak bencana.

“Edukasi publik yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk menekan risiko kerugian,” ujar Fithriandy.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi memperkenalkan KANDAGA (Kanal Dokumen Administrasi Terintegrasi), sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi.

“Platform ini berfungsi sebagai “brankas digital” untuk menyimpan berbagai dokumen penting masyarakat dalam bentuk elektronik” ucapnya.

Melalui KANDAGA, warga dapat mengamankan salinan dokumen kependudukan maupun pendidikan, seperti KTP, kartu keluarga, hingga ijazah.

“Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu mengurangi risiko kehilangan dokumen saat terjadi bencana, sehingga proses administrasi pascabencana dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,” katanya.

Selain itu, aplikasi KANDAGA menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain dapat diakses secara gratis, dilengkapi sistem keamanan berbasis login dan hak akses pengguna, serta menjadi solusi mitigasi ketika dokumen fisik rusak atau hilang akibat bencana.

Dengan demikian, masyarakat tetap memiliki cadangan data yang bisa digunakan untuk pengurusan ulang dokumen resmi.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi bencana melalui inovasi digital yang adaptif dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....