Partisipasi Klinik Masih Rendah, Dinkes Cimahi Dorong Kolaborasi Layanan TB

  • 31 Mar 2026 20:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Kesehatan Kota Cimahi mencatat partisipasi klinik dalam program penanganan tuberkulosis (TB) dan pemeriksaan kesehatan gratis masih belum optimal. Dari total 44 klinik yang berpotensi terlibat, baru 16 klinik yang aktif dan konsisten berjejaring.

Sementara itu, capaian program pemeriksaan kesehatan gratis pada 2026 masih berada di angka 9 persen dari target 46 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dr. Mulyati, menyebut kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kolaborasi antara fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Pentingnya peran klinik dalam menjamin pemenuhan hak pasien, mulai dari penegakan diagnosis, pelaporan kasus, pengobatan hingga tuntas, hingga pencatatan melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB),” ujar Mulyati, Senin 30 Maret 2026.

Dinkes juga mendorong klinik untuk menjalin kerja sama dengan puskesmas setempat, melalui perjanjian resmi serta aktif berpartisipasi dalam program pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah masing-masing.

“Upaya ini turut melibatkan organisasi profesi, termasuk Asosiasi Klinik Kota Cimahi, guna memperkuat jejaring layanan, khususnya di sektor swasta,” katanya.

Selain itu, pengajuan akun SITB bagi klinik terus dilakukan secara berkala ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dengan memastikan seluruh persyaratan administratif terpenuhi tepat waktu.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat meningkatkan komitmen dalam memberikan layanan TB yang terstandar, berorientasi pada pasien, serta berkontribusi dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....