Gagal Tangani Sampah, Manajemen Talenta di Kota Tasikmalaya Dikritisi
- 31 Mar 2026 19:02 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Ketua Generasi Muda NU Kota Tasikmalaya, Myftah Farid, menilai sistem manajemen talenta di lingkungan Pemkot Tasikmalaya gagal. Hal ini terlihat dari ketidakmampuan pemkot menyelesaikan permasalahan sampah. Bahkan, persoalan sampah menggunung kian menjadi di momen Idulfitri lalu.
Ia mengatakan, pengalihan anggaran mobil dinas menjadi belasan kontainer sampah dan armada baru, tidak dapat menyelesaikan masalah sampah. Kenyataanya, sampah tetap menumpuk pasca Idulfitri.
“Ternyata bukan karena kekurangan alat, tapi kegagalan sistem yang telah melahirkan pejabat yang ada,” katanya, Selasa 31 Maret 2026.
Bahkan, lanjut dia digitalisasi dalam pemantauan sampah dan optimalisasi TPA Ciangir juga gagal. Sistem ini, tidak berdaya
saat menghadapi lonjakan sampah Lebaran.
“Manajemen talenta seharusnya melahirkan manajer krisis, bukan sekadar birokrat administratif,” ujarnya.
Ia juga menduga, adanya praktik rotasi jabatan yang tidak berbasis kompetensi, bahkan penempatan tidak sesuai kebutuhan. “Kombinasi alat baru dan kepala dinas baru tidak akan menyelesaikan masalah lama jika pola pikirnya masih administratif, bukan manajerial,” katanya.
Ia mendorong Wali Kota Tasikmalaya melakukan audit kinerja terhadap implementasi manajemen talenta di lingkungan Pemkot.“Jangan sampai masyarakat di lapangan terus hidup di tengah kepungan sampah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....