Wisatawan Naik saat Lebaran, Disbudpar Jabar: tapi Banyak yang Menginap Sebentar

  • 31 Mar 2026 13:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Jawa Barat meningkat di momen Libur Lebaran. Tapi rata - rata lama menginap tamu hotel masih belum bergeliat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Iendra Sofyan turut mengakui kondisi tersebut. Ia menguraikan, data rata rata lama menginap Tahun 2025 memang hanya mencapai 1,4 hari. Angkanya turun jika dibandingkan di 2024 yang masih di 2,4. "Artinya satu malam itu sudah cukup bagi wisatawan, " cetusnya, Selasa, 31 Maret 2026.

Menurut Iendra, hal itu juga terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya karena hotel di Jawa Barat ini tidak merata. "Masih bertumpu di wilayah kota, " cetusnya.

Bisa jadi, lanjut Iendra, wisatawan akan sebentar menginap tapi kemudian pindah ke destinasi wisata lain. Hal itu juga karena dukungan sarana infrastruktur yang baik di Jawa Barat. "Misal ada Cisumdawu. Bandung Cirebon hanya dua jam. Habis wisata langsung pindah kemana gitu, " jelasnya.

Namun demikian kondisi itu juga bakal menjadi catatan. Evaluasi akan dilakukan agar kunjungan wisata juga berdampak positif pada ekosistem perhotelan. "Tentu jadi evaluasi buat kami untuk terus meningkatkan daya tarik supaya wisatawan mau tinggal lebih lama di Jawa Barat. Kalau masalah hotel saya pikir sudah cukup baik, " terangnya.

Sementara secara tren kunjungan menunjukkan angka positif. Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Rabu (25/3) menunjukkan setidaknya ada 1,3 juta wisatawan memadati sejumlah objek wisata selama momen Lebaran kali ini. Tepatnya ada di angka 1.387.211 wisatawan.

Angka itu dihitung dari periode 16 – 25 Maret 2026. Data itu berasal dari 269 Daya Tarik Wisata (DTW) yang input data qinanti-siparbud Jabar.

Dari data itu juga, tercatat sejumlah DTW yang jadi primadona. Teratas adalah Masjid Raya Al Jabbar dengan 202.250 pengunjung.

Lalu di susul Pantai Pangandaran 155.285 orang. Berikutnya Taman Safari 83.557 orang, Pantai Batu Karas 64.824 orang, Air Panas Sari Ater 57.553 orang.

Kemudian Kawah Putih 46.678 orang, Wisata Bahari Kejawanan 32.784 orang, Lembang Park Zoo 29.999 orang. Kebun Raya Bogor 25.443 orang. Dan Tahura serta Tebing Keraton 24.475 orang.

Jumlah 1,3 juta wisatawan itu juga menunjukkan kenaikan jika dibandingkan periode libur Lebaran 2025 lalu. Pada tahun sebelumnya tercatat hanya di angka 1,1 juta orang.

Berkaitan dengan data, Iendra juga mengakui bahwa masih adanya potensi margin eror karena perbedaan metode. Misalnya kondisi Masjid Raya Al Jabbar yang tinggi karena punya metode atau sistem yang lebih mapan dalam perhitungan dibandingkan objek wisata lain.

Menurut Iendra, pihak sudah berulang kali mendorong Pemda Kabupaten/Kota untuk mengingatkan juga pengelola melalui asosiasinya untuk tertib memasukkan data. "Masalah data ini memang banyak faktor. Bisa juga kesiapan dari metodenya mereka menghitung, " katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....